Tol Jogja-Solo Seksi 2 Sleman: Pemasangan Girder dan Ramp Off Dikebut
Progres Tol Jogja-Solo Seksi 2 Sleman terus dikebut. Pemasangan girder di Ring Road Utara ditarget selesai Juni 2026, termasuk pembangunan ramp off.
Potret Exit Tol Tamanmartani pada Jumat (21/3/2025) yang akan menjadi pintu keluar Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan-Tamanmartani./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN -- Rekayasa lalu lintas wajib ke kiri (selatan) usai keluar Exit Tol Tamanmartani urung diberlakukan. Kendaraan kemungkinan bakal diperbolehkan belok langsung ke arah utara maupun selatan usai keluar dari Exit Tol Tamanmartani.
Dalam perencanaan awal, kendaraan yang keluar dari Exit Tol Tamanmartani diharuskan wajib berbelok ke arah kiri atau selatan. Sementara kendaraan yang ingin menuju ke arah utara terlebih dahulu diharuskan berbelok ke arah kiri lalu berputar di bundaran yang disiapkan sementara di bawah tol elevated [melayang].
Namun di perkembangan terakhirnya, kendaraan diperbolehkan langsung berbelok ke utara tanpa harus melewati bundaran.
"Prinsip ini boleh ke kiri maupun ke kanan," jelas Dirlantas Polda DIY, Kombes Pol Yuswanto Ardi pada Jumat (21/3/2025) di area Exit Tol Tamanmartani.
Akan tetapi Ardi masih akan melihat perkembangan situasi di area Exit Tol Tamanmartani. Hal ini tidak terlepas adanya dua perpotongan lalu lintas yang terjadi di sana.
"Kami belum bisa menentukan cara bertindaknya, melihat perkembangan situasi, mengingat ada dua perpotongan arus laut lintas yang ada di exit tol Tamanmartani," ungkapnya.
BACA JUGA: Digratiskan Mulai 24 Maret, Ahmad Luthfi Cek Kesiapan Jalan Tol Klaten-Batas Yogyakarta
Hanja saja yang jelas saat ini bundaran sementara sudah disiapkan dan telah dicor. Karenanya jika sewaktu-waktu skema bundaran diterapkan bisa digunakan sebagai skenario cadangan.
"Yang pasti roundabout atau bundaran sudah siap. Kita gunakan sebagai jalur cadangan, mana kala memang sudah bebannya sangat tinggi dan perpotongannya tidak dapat digunakan untuk lewat, maka kita akan gunakan bundaran itu," jelas Ardi.
Di luar rekayasa lalu lintas keluar Exit Tol Tamanmartani yang terus dimatangkan, Ardi menjelaskan bila pihaknya juga akan membangun pos pantau. Selain itu tiga tim urai pun bakal disiagakan.
"Jadi kita yang pasti sudah membuat pos pantau, tepat di pertemuan jalan ruas tol dengan jalan Kabupaten dan tiga tim urai. Itu nanti akan kita lakukan proses perhitungan dan melihat perkembangan situasi yang ada nanti," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Progres Tol Jogja-Solo Seksi 2 Sleman terus dikebut. Pemasangan girder di Ring Road Utara ditarget selesai Juni 2026, termasuk pembangunan ramp off.
Chery dan BYD mengkaji potensi kenaikan harga mobil di Indonesia akibat pelemahan rupiah dan tekanan biaya produksi.
Panduan membaca hasil TKA Kemendikdasmen agar peserta didik memahami makna skor dan kategori penilaian akademik.
Dinas Kebudayaan (Disbud) Bantul kembali menggelar kegiatan Internalisasi Kesejarahan melalui Pembinaan Komunitas.
Harga LPG non-subsidi di Kulonprogo naik sekitar Rp10 ribu per tabung, penjualan mulai menurun di sejumlah pangkalan.
Leo/Daniel naik peringkat BWF usai juara Thailand Open 2026, diikuti perubahan ranking atlet bulu tangkis Indonesia lainnya.