Prancis vs Swedia: Deschamps Waspada, Ini Prediksi Skor dan Line Up
Prancis hadapi Swedia di 32 besar Piala Dunia 2026, ini prediksi skor dan susunan pemain.
Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah DIY, Ikhwan Ahada (dua dari kiri) saat Pentasyarufan Zakat Maal Dokter Back to Masjid di RS PKU Muhammadiyah Jogja, Jumat (21/3/2025). Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Muhammadiyah mendorong para takmir di DIY untuk terus memakmurkan masjid. Salah satu caranya dengan menerapkan managemen masjid yang baik dan memberdayakan masyarakatnya.
Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah DIY, Ikhwan Ahada mengatakan para takmir diminta untuk mengubah fungsi masjid tidak hanya sebagai tempat salat dan mengaji tetapi juga menjadi pusat kegiatan masyarakat. Dengan begitu, masyarakat bisa merasakan manfaat lain dari keberadaan masjid.
"Untuk bisa memakmurkan masjid, maka para takmir harus meningkatkan fungsi masjid untuk melayani jemaahnya. Menjadikan masjid memiliki fungsi sosial sehingga bermanfaat bagi masyarakat," katanya di sela kegiatan Pentasyarufan Zakat Maal Dokter Back to Masjid di RS PKU Muhammadiyah Jogja, Jumat (21/3/2025).
BACA JUGA: Masjid Empat Penjuru Jogja dalam Pathok Negara
Dia menyontohkan keberadaan Masjid Jogokaryan di Jogja yang mampu memberdayakan masyarakat. Begitu juga fungsi sosial yang dijalankan Masjid Alfalah di Sragen. "Takmir harus bisa berfikiran terbuka untuk melayani kebutuhan umat. Takmir harus bisa menjalankan fungsi sosial masjid. Jangan bangga dengan nilai infaq yang besar tetapi masjid tidak bisa bermanfaat bagi jemaahnya," katanya.
Untuk itu, pihaknya akan memberikan pelatihan managemen bagi takmir-takmir masjid bagaimana bisa mengelola dana umat agar masjid dapat menjalankan fungsi sosialnya. Langkah awal yang dilakukan pihaknya dengan menyalurkan zakat maal dari dokter PKU Muhammadiyah kepada 35 masjid di wilayah DIY.
"Zakat maal dokter back to masjid menjadi hal penting karena Muhammadiyah berprinsip bahwasanya masjid bukan sekadar tempat ibadah. Saya mengajak para takmir memakmurkan masjid, juga memakmurkan jemaah,” kata Ikhwan.
Ketua Lazismu RS PKU Muhammadiyah, Tawakal Akbar mengatakan pihaknya telah menyalurkan puluhan juta rupiah dana zakat maal dihimpun dari para dokter dan pegawai RS PKU Muhammadiyah. "Kami, dari kantor Lazizmu PKU Jogja dan Gamping berkomitmen mendukung dakwah Muhammadiyah dari segi sosial dan kesejahteraan lewat penyaluran zakat," katanya.
Sementara Wakil Sekretaris Lazismu DIY Alfis Khoirul Khisoli, menyampaikan kantor layanan Lazismu RS PKU Jogja pada Ramadan 1446 H telah menyalurkan dana zakat back to masjid senilai lebih dari Rp50 juta rupiah.
"Salah satu indikator masjid berdaya itu mampu mengelola baitul maal di masing-masing masjid. Dana zakat infaq dan sedekah yang diperoleh masjid dapat dimanfaatkan untuk program pemberdayaan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prancis hadapi Swedia di 32 besar Piala Dunia 2026, ini prediksi skor dan susunan pemain.
Kulonprogo menyiapkan 20 tangki air bersih dan armada distribusi untuk mengantisipasi kekeringan akibat El Nino selama musim kemarau 2026.
MotoGP resmi bertahan di Sepang hingga 2031. Kontrak baru Malaysia memastikan balapan kelas dunia tetap hadir di Asia Tenggara.
Disdikpora Bantul menegaskan siswa baru boleh memakai seragam bekas kakak. Sekolah juga dilarang menjual atau mewajibkan pembelian seragam.
Kata plenger viral di TikTok dan Instagram. Simak arti sebenarnya, asal-usul, serta alasan istilah gaul ini ramai digunakan warganet.
Belgia menghadapi ujian berat melawan Senegal di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Duel De Bruyne dan Sadio Mane diprediksi jadi sorotan.