Pemkot Jogja Perkuat Komitmen Transportasi Ramah Lingkungan
Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja terus memperkuat komitmennya dalam mendukung transisi menuju transportasi rendah emisi melalui pengembangan penggunaan kendaraan
Pemotor melintas di kawasan proyek Jembatan Pandansimo, Sabtu (2/11/2024)./Arief Junianto
Harianjogja.com, BANTUL—Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional (Satker PJN) DIY memastikan Jembatan Pandansimo di Bantul tidak akan dibuka secara fungsional saat Lebaran 2025.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.4 Satker PJN DIY Setiawan Wibowo mengungkapkan pekerjaan konstruksi di Jembatan Pandansimo masih dilakukan selama Lebaran 2025. Hal itu menyebabkan jembatan tersebut belum dapat dibuka selama Lebaran.
"Untuk lebaran [Jembatan Pandansimo] masih belum bisa dibuka," katanya, Senin (24/3/2025).
Sementara Koordinator Pengawas Lapangan PPK 1.4 DIY, Vederiq Yahya mengungkapkan saat ini pekerjaan konstruksi di Jembatan Pandansimo telah mencapai 94%. Dengan pekerjaan tersebut, maka pihaknya memperkirakan Jembatan Pandansimo tidak akan dibuka secara fungsional selama Lebaran 2025.
"Masih ada beberapa pekerjaan terkait bangunan lengkap, gunungan, plaza, sehingga berbahaya kalau dibuka fungsional [ketika Lebaran]," katanya.
Yahya mengaku sejauh ini pekerjaan struktur bangunan telah rampung, namun pekerjaan pemasangan ornamen dan pengaspalan di sana masih dilakukan. Dia memperkirakan pemasangan ornamen di Jembatan Pandansimo diperkirakan akan rampung pada pertengahan Mei 2025.
"Setelah itu, ditahap akhir dilakukan pengaspalan di bagian tengah jembatan sepanjang 500 meter," katanya.
Pengaspalan tersebut berada di bagian tengah jembatan. Karena itu, pengaspalan tersebut dilakukan ditahap akhir. Diperkirakan memerlukan waktu sekitar 1-2 hari untuk pekerjaan tersebut.
Dengan beberapa pekerjaan kontruksi tersebut, pihaknya meningkatkan intensitas pekerjaan di sana. Pekerja di sana selama bulan puasa juga masih melakukan pekerjaan kontruksi. Pekerjaan di sana hanya akan libur pada hari H Lebaran 2025 hingga H+7 Lebaran 2025.
Karena itu menurut Yahya, pihaknya tengah mengajukan tambahan waktu pengerjaan kontruksi Jembatan Pandansimo selama dua bulan atau hingga akhir Mei 2025.
"Ini baru progres pengajuan, masih di pusat, yang jelas tidak akan selesai pada 31 Maret 2025, sehingga kemungkinan [Jembatan Pandansimo] tidak akan dibuka fungsional [selama Lebaran 2025]," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja terus memperkuat komitmennya dalam mendukung transisi menuju transportasi rendah emisi melalui pengembangan penggunaan kendaraan
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 10 Juni 2026 lengkap dari pagi hingga malam, tarif murah Rp8.000 dan bebas macet.
Sekda DIY soroti alih fungsi lahan dan pentingnya data dalam kebijakan untuk menjaga ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan.
Instalasi Sunflower Angel di Candi Prambanan viral, hadirkan wisata estetik dan pengalaman seni unik yang diserbu ribuan pengunjung.
BI DIY dan TPID luncurkan MRANTASI PKK 2026 untuk tekan inflasi lewat budidaya cabai dan ketahanan pangan rumah tangga.
Menag dorong kurikulum ekoteologi di pesantren untuk bangun kesadaran cinta alam, manusia, dan Tuhan secara utuh.