Polisi Tangkap 2 Pelaku Challenge Hafalan Alquran Dihadiahi Miras
Polisi menangkap dua orang terkait dugaan penistaan agama di The Sounds Project Ancol. Enam saksi telah diperiksa.
Ilustrasi bantuan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul menyalurkan bantuan sosial berupa alat bantu disabilitas, paket sembako, serta modal usaha kepada disabilitas dan masyarakat yang membutuhkan.
Wakil Bupati Gunungkidul Joko Parwoto mengatakan bantuan ini merupakan bagian dari program rehabilitasi sosial yang dijalankan oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Gunungkidul, dengan dukungan program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dari Sentra Antasena Magelang, Kementerian Sosial RI.
"Pemerintah memiliki tanggung jawab untuk menjamin kehidupan sosial masyarakat, khususnya bagi keluarga kurang mampu, anak telantar, penyandang disabilitas, dan lansia," kata Joko, Senin (24/3/2025).
Ia mengatakan tanggung jawab ini memang tidak mudah dan belum sepenuhnya mampu dipenuhi secara sempurna sesuai harapan masyarakat.
BACA JUGA: Puluhan Disabilitas di Kota Jogja Dapat Bantuan
Namun demikian, pemkab berupaya mewujudkan kewajiban sosial agar dapat menjangkau seluruh warga Gunungkidul. Sehingga, bantuan ini dapat meringankan beban sesama dan mendorong kesejahteraan serta keadilan sosial di tengah masyarakat.
“Sesuai harapan kami dan ibu bupati, kualitas hidup masyarakat Gunungkidul dapat terus meningkat serta semakin banyak warga yang mendapatkan dukungan untuk hidup lebih sejahtera,” katanya.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Gunungkidul Wahyu Nugroho menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk membantu penyandang disabilitas telantar, anak telantar, lansia telantar, serta gelandangan dan pengemis di luar panti sosial.
Ada lima jenis alat bantu disabilitas yang diberikan, selain itu alat usaha, sembako dan kambing.
"Ini tolong nanti dijaga baik-baik, suatu saat akan kami monitoring ke rumah bapak ibu penerima manfaat," kata Wahyu.
Adapun bantuan yang diberikan meliputi alat bantu disabilitas sebanyak 60 unit dari APBD Gunungkidul, yang terdiri atas 30 kursi roda, enam kruk, 21 alat bantu dengar, satu walker, dan dua tongkat tunanetra. Paket sembako bagi 30 penerima manfaat. Modal usaha bagi 13 penerima manfaat yang disalurkan melalui Sentra Antasena Magelang.
“Selain itu, bantuan sosial bagi anak yatim piatu dari Kementerian Sosial RI untuk 310 penerima manfaat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polisi menangkap dua orang terkait dugaan penistaan agama di The Sounds Project Ancol. Enam saksi telah diperiksa.
Gunungkidul menyiapkan fasilitas RDF berkapasitas 60 ton sampah per hari. Lelang ditargetkan Oktober 2026 dan beroperasi 2029.
Pemkot Magelang mengingatkan pentingnya menguras tangki septik berkala melalui layanan L2T2 demi sanitasi sehat dan berkelanjutan.
Prabowo menghadiri peluncuran MOLINAS di Cikarang, mencakup manufaktur, baterai, charging, pembiayaan hingga pasar.
DPRD Gunungkidul menyoroti sejumlah sekolah yang belum menerima MBG dan mendorong perluasan program agar lebih merata.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.