Ketahanan Pangan Bantul Tumbuh, BUMKal Masih Hadapi Kendala
Program ketahanan pangan Bantul berbasis Dana Desa mulai berkembang, namun kapasitas BUMKal masih menjadi tantangan utama.
Pekerja melakukan perawatan dan perbaikan di Jalan Parangtritis KM. 10 pada Selasa (25/3/2025). Pemkab Bantul memastikan kesiapan jalur untuk masa mudik dan libur Lebaran bisa difungsikan dengan nyaman oleh pemudik di wilayahnya.
Harianjogja.com, BANTUL – Pemerintah Kabupaten Bantul telah menyiapkan berbagai langkah untuk menyambut pemudik dan wisatawan selama mudik dan libur Lebaran 2025. Dari perbaikan infrastruktur jalan hingga pengamanan, seluruh elemen pemerintahan daerah bergerak memastikan kelancaran arus mudik dan kenyamanan wisatawan.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Bantul, Jimmy Alran Manumpak Simbolon menyampaikan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi dan nasional untuk perawatan jalan di wilayah Bantul.
"Kami telah menyiapkan dua hal utama selama masa mudik dan libur Lebaran, yakni perbaikan dan pemeliharaan jalan. Kami juga telah melakukan perbaikan di tiga wilayah, yaitu sisi timur, tengah, dan barat Bantul, yang masih akan berlangsung hingga Sabtu mendatang," ungkap Jimmy, Rabu (26/3/2025).
BACA JUGA: Jelang Lebaran, Persewaan Iphone di Gunungkidul Laris Manis Terpesan
Selain itu, jalur menuju objek wisata dan jalur alternatif juga menjadi perhatian. Salah satunya adalah jalur Cinomati, yang tetap mendapatkan perawatan meskipun ada pembatasan bagi kendaraan besar. Untuk mengantisipasi potensi bencana akibat cuaca ekstrem, DPUPKP telah membentuk Tim Reaksi Cepat dari bidang konstruksi yang siap menangani genangan air dan banjir.
"Tim ini akan siaga menerima laporan dan segera melakukan tindakan untuk memastikan masyarakat tetap nyaman selama libur Lebaran," tambahnya.
Sekretaris Daerah Bantul, Agus Budi Raharja memastikan pemerintah daerah siap menyambut pemudik dan wisatawan dengan berbagai kesiapan infrastruktur dan pengamanan.
"Kami ingin memberikan pengalaman yang aman dan nyaman bagi para pemudik dan wisatawan. Semua kebutuhan telah kami persiapkan, mulai dari fasilitas hingga rekayasa lalu lintas," ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Bantul juga telah berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memastikan kesiapan pengamanan Lebaran. Sejumlah pos pengamanan disiapkan dengan melibatkan instansi terkait.
"DPUPKP juga telah mengimplementasikan pemeliharaan jalan dengan sistem tambal sulam agar jalur tetap nyaman dilalui. Selain itu, rekayasa lalu lintas juga telah dirancang oleh dinas terkait guna mengantisipasi lonjakan kendaraan saat arus mudik dan balik," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program ketahanan pangan Bantul berbasis Dana Desa mulai berkembang, namun kapasitas BUMKal masih menjadi tantangan utama.
Sebanyak 1.021 warga Sleman gagal donor darah awal 2026, mayoritas karena Hb rendah. PMI pastikan stok aman.
Keributan misa GMS Bantul dipicu izin belum lengkap. Polisi mediasi kedua pihak, situasi kini kondusif dan tetap jaga toleransi.
Tawuran remaja di Magelang dipicu tantangan Instagram. Dua pelajar luka parah, lima pelaku diamankan polisi.
Polemik GMS Bantul berujung kesepakatan. Ibadah tetap boleh, namun wajib lengkapi izin. Polisi siap tindak pelaku intimidasi.
Survei Abacus Data: 80% warga Kanada nilai AS di jalur salah. Faktor Trump dan kondisi global jadi pemicu kekhawatiran.