Sensus Ekonomi 2026 Petakan Potensi Ekonomi dan Peluang Investasi DIY
Sensus Ekonomi 2026 BPS DIY dapat membantu pelaku usaha membaca potensi ekonomi, peluang pasar, dan investasi di berbagai wilayah.
Foto ilustrasu truk. /Istimewa-Dokumen Dishub Gunungkidul
Harianjogja.com, BANTUL–Pemerintah pusat melarang pergerakan truk angkutan barang selama momen Lebaran tahun ini. Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul mengantisipasi pergerakan truk angkutan barang selama momen tersebut melalui penjagaan di beberapa pos.
Kepala Bidang Angkutan Dishub Bantul, Toto Pamudji Rahardjo menyampaikan pihaknya mulai melakukan penjagaan untuk mengantisipasi pergerakan truk angkutan barang pada 24 Maret -7 April 2025. Pembatasan tersebut dilakukan sesuai dengan kebijakan Kementerian Perhubungan.
"Larangan ini untuk angkutan barang yang membawa bahan bangunan, galian dan tambang," ujarnya, Rabu (26/3/2025).
BACA JUGA: Tiga Truk dari Sleman Diusir karena Kedapatan Mau Buang Sampah di Klaten
Adapun truk yang mengangkut bahan makanan dan bahan bakar minyak (BBM) tetap diperbolehkan untuk melintas. "Itu untuk menjamin ketersediaan pasokan pangan agar bisa terjamin selama Lebaran," katanya.
Dishub Bantul telah berkoordinasi dengan Dishub DIY terkait dengan antisipasi pergerakan truk dari luar Bantul ataupun dari dalam Bantul ke luar wilayah. Menurutnya beberapa pos penjagaan di Sedayu, Srandakan dan Piyungan telah didirikan untuk memantau pergerakan kendaraan.
"[Ketika kedapatan ada truk muatan barang bangunan melintas] otomatis akan dihentikan oleh aparat keamanan, diminta putar balik dan tidak boleh beroperasi," katanya.
Di setiap wilayah perbatasan, menurut Toto, telah didirikan spanduk larangan truk muatan barang bangunan dan galian untuk melintas. Dia pun berharap pengemudi truk tersebut mematuhi aturan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sensus Ekonomi 2026 BPS DIY dapat membantu pelaku usaha membaca potensi ekonomi, peluang pasar, dan investasi di berbagai wilayah.
Kunjungi Kontingen Sleman di Jamnas XII, Bupati Sleman Harap Peserta Mendulang Ilmu dan Pengalaman
Stunting pada anak masih dapat dioptimalkan jika ditemukan dan ditangani sedini mungkin. Dokter gizi menjelaskan tanda dan langkah penanganannya.
361 siswa di Karo diduga keracunan usai menyantap MBG. Satu siswa dirawat intensif di RSU Haji Medan karena mengalami penurunan kesadaran.
Polisi mengamankan pria yang diduga berkaitan dengan pelemparan benda diduga molotov di dua Pos Lantas Surabaya. Kota dipastikan kondusif.
RSUP Dr. Sardjito, UGM, dan PERKI Cabang Jogja menggelar deteksi dini penyakit jantung di Gunungkidul untuk menemukan faktor risiko warga.