Honda Terseret Kerugian Rp45,9 Triliun Akibat EV
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol. Aditya Surya Dharma/Antara_Luqman Hakim
Harianjogja.com, JOGJA—Cegah takbir keliling liar yang dapat menimbulkan kemacetan, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Jogja akan memberlakukan penyekatan di sejumlah titik akses masuk Kota Jogja pada Minggu (30/3/2025) malam.
"Nanti kami rekayasa lalu lintas pada saat malam takbiran. Kami akan menyekat di titik-titik masuk yang mengarah ke Kota Yogyakarta. Tidak ada kendaraan takbiran dari luar kota yang akan masuk ke wilayah kota," ujar Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol. Aditya Surya Dharma di Yogyakarta, Minggu.
Baca Juga: Pengawasan Takbir Keliling di Kota Jogja Diperketat, Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan
Menurut dia, penyekatan akan dilakukan di jalur-jalur yang berbatasan langsung dengan wilayah kabupaten sekitar berkoordinasi dengan polres setempat untuk memastikan tidak ada iring-iringan kendaraan takbir yang masuk ke Kota Yogyakarta tanpa izin.
Aditya menegaskan bagi kendaraan yang nekat melintas tetap akan diminta putar balik, bahkan akan dikejar jika sampai lolos.
Menurutnya, kehadiran rombongan takbir dari luar kota dikhawatirkan menimbulkan kemacetan dan mengganggu kegiatan malam takbiran warga kota.
Baca Juga: Polresta Jogja Siapkan Pengamanan Malam Takbiran, Akan Tindak Tegas Pelanggar
Selain itu, Polresta juga akan menertibkan takbir keliling liar yang menggunakan musik dengan irama berlebihan atau tidak sesuai suasana.
"Takbir kok musiknya seperti itu, kurang pas," ucapnya.
Baca Juga: Muhammadiyah DIY Imbau Takbir Keliling di DIY Berlangsung Tertib dan Kondusif
Dia menilai takbiran liar semacam itu bisa merusak suasana keagamaan maupun mengganggu kelancaran lalu lintas.
"Kami menjaga jangan sampai ada kendaraan-kendaraan yang seperti tadi yang bisa merusak suasana maupun kelancaran, atau merusak suasana takbiran," tutur Aditya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Trump minta China dan Taiwan menahan diri di tengah ketegangan. AS belum pastikan kirim senjata ke Taipei dan soroti chip Taiwan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.