Bambanglipuro Bentuk Posko Anti Klitih Usai Pelajar Tewas
Bambanglipuro akan membentuk posko anti klitih di tiap kalurahan usai kasus pengeroyokan pelajar hingga tewas.
Sejumah wisatawan menikmati kawasan Malioboro pada Lebaran hari kedua, Selasa (1/4/2025).-Harianjogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA-Kawasan Malioboro mulai dipadati wisatawan pada Lebaran hari kedua Selasa (1/4/2025). Pelancong banyak menghabiskan waktu dengan menikmati pedestrian Malioboro atau berbelanja di berbagai gerai kawasan itu.
Malioboro memang selalu menjadi salah satu pilihan pengunjung yang tengah berlibur ke Jogja. Tak hanya sore dan malam hari saja, sejak pagi hingga siang ini ribuan wisatawan terpantau telah berdatangan ke area itu.
Kebanyakan dari pengunjung datang ke Malioboro untuk menikmati suasana pedestrian sambil berswafoto untuk mengabadikan kenangan di tempat itu. Selain itu banyak wisatawan juga menghabiskan waktu dengan berbelanja oleh-oleh, kuliner dan souvenir lainnya.
Rizky, 32, wisatawan asal Jakarta mengatakan Malioboro selalu punya daya tarik sendiri, apalagi saat Lebaran. Suasananya yang ramai, penuh warna, dan banyak pilihan kuliner khas Jogja membuat wisatawan betah. "Meski harus berdesakan, suasana kekeluargaan tetap terasa. Saya paling suka naik andong sambil menikmati sore di sini," ujarnya.
BACA JUGA : Lebaran Hari Kedua, Harga Berbagai Jenis Daging Naik
Sementara Siti, 28, wisatawan lain asal Surabaya menyebut, dirinya sengaja datang ke Jogja saat Lebaran karena suasananya lebih hidup. Pedagang kaki lima yang kini lebih tertata banyak menjual berbagai oleh-oleh unik. "Kehadiran seniman jalanan juga menambah kesan khas Malioboro. Walaupun ramai, semuanya terasa seru dan menyenangkan," katanya.
Beberapa dari wisatawan ada pula yang baru pertama kali datang ke Malioboro. Adalah Arif, 35, asal Medan. "Ini pertama kalinya saya ke Malioboro saat Lebaran, dan suasananya luar biasa," ujarnya.
Arif mengatakan dirinya berkesempatan libur ke Jogja pada Lebaran tahun ini dan menyempatkan diri datang ke Malioboro. "Meski sedikit padat, orang-orang tetap ramah dan tertib. Belanja batik di Pasar Beringharjo jadi pengalaman yang menyenangkan. Pasti ingin kembali lagi," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bambanglipuro akan membentuk posko anti klitih di tiap kalurahan usai kasus pengeroyokan pelajar hingga tewas.
Pemerintah segera terbitkan aturan baru e-commerce yang mengatur transparansi biaya marketplace dan perlindungan UMKM serta seller.
Kemnaker membuka pendaftaran Bantuan TKM Pemula 2026 dengan dana Rp5 juta untuk mendukung usaha mandiri masyarakat.
Pria di Pacitan menjadi korban penyiraman cairan kimia saat hendak ke pasar. Korban mengalami luka bakar dan dirujuk ke rumah sakit.
Konsultan keuangan Elvi Diana meminta OJK memperketat screening dan edukasi publik guna mencegah maraknya investasi ilegal.
Imigrasi YIA menggagalkan keberangkatan tiga pria diduga calon haji non-prosedural menuju Singapura melalui Bandara YIA.