Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Satlantas Polresta Jogja mengatur lalu lintas di jalan Pasar Kembang dan utara Inna Garuda, Sabtu (5/4/2025)./ist Polresta Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Arus kendaraan di sekitar kawasan Malioboro terpantau padat pada periode libur lebaran 2025. Pada Sabtu (5/4/2025), sebanyak 34.356 kendaraan tercatat melintas di Jalan Pasar Kembang dan Utara Inna Garuda.
Kasatlantas Polresta Jogja, AKP Alvian Hidayat, menjelaskan pihaknya terus memantau kondisi arus lalu lintas selama periode lebaran 2025.
“Berdasarkan hasil analisis camera counting dari CCTV yang dipantau, terjadi peningkatan kepadatan kendaraan di dua jalur utama, yaitu Jalan Pasar Kembang dan Jalan Utara Inna Garuda pada Sabtu [5/4/2025],” ujarnya, Minggu (6/4/2025).
Dari hasil pantauan CCTV Utara Inna Garuda, terlihat perkembangan arus lalu lintas yakni pukul 06.00-09.00 WIB sebanyak 6.007 kendaraan, pukul 09.00-12.00 WIB sebanyak 4.711 kendaraan, pukul 12.00-15.00 WIB sebanyak 4.226 kendaraan, pukul 15.00-18.00 WIB sebanyak 4.467 kendaraan.
BACA JUGA: Penusukan di Sarkem Bukti Jogja Belum Benar-Benar Aman
“Total ada 19.411 kendaraan,” katanya.
Kemudian dari CCTV Jalan Pasar Kembang tercatat pukul 06.00-09.00 WIB sebanyak 4.646 kendaraan, pukul 09.00-12.00 WIB sebanyak 3.641 kendaraan, pukul 12.00-15.00 WIB: 3.172 kendaraan, pukul 15.00 - 18.00 WIB sebanyak 3.489 kendaraan. “Totalnya 14.948 kendaraan,” ungkapnya.
Total keseluruhan kendaraan yang melintas di Jalan Pasar Kembang dan Utara Inna Garuda pada Sabtu (5/4/2025) sebanyak 34.359 kendaraan.
"Arus lalu lintas terpantau cukup padat, di dua jalur Pasar Kembang dan utara Inna Garuda. Terjadi kenaikan pada pukul 16.00-17.00 di Utara Inna Garuda," paparnya.
Untuk mengatasi kepadatan dan kemacetan yang terjadi, petugas kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas dengan menutup kleringan bawah dan mengarahkan kendaraan ke Kridosono. Selain itu, petugas pengurai kemacetan juga melaksanakan pengalihan arus lalu lintas di sekitar Jalan Pasar Kembang, serta menerapkan sistem buka tutup arus lalu lintas dari Kleringan menuju Malioboro.
Upaya rekayasa lalu lintas ini dilakukan bertujuan untuk kelancaran arus kendaraan dan meminimalisir kemacetan di kawasan pusat kota Jogja selama periode libur Lebaran 2025.
“Polresta Jogja terus mengimbau kepada para pengendara untuk selalu berhati-hati, mematuhi peraturan lalu lintas, dan mengikuti arahan petugas di lapangan,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Samsung Messages resmi dihentikan Juli 2026. Pengguna Galaxy wajib pindah ke Google Messages. Simak cara backup data dan jadwalnya.
Gerbang Tol Trihanggo Sleman usung siluet Ratu Boko dan aksara Jawa, jadi ikon budaya baru di Tol Jogja–Solo.