Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Jogja akan menjadi tuan rumah konferensi International Textile Manufacturers Federation (ITMF) dan International Apparel Federation (IAF) 2025 yang akan digelar pada Oktober 2025 mendatang.
Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Jemmy Kartiwa Sastraatmaja, menjelaskan event ini akan diselenggarakan pada 24-25 Oktober 2025.
“Acara ini bisa diadakan di Jogja, karena Jogja terkenal heritage dengan batiknya,” ujarnya beberapa waktu lalu.
BACA JUGA: 60 Pabrik Tekstil Tutup, Ini Penjelasan dari Kemenperin
Ia berharap, dengan adanya penyelenggaraan konferensi ITMF dan IAF di Jogja mampu membangkitkan industri tekstil di DIY, terutama dari sisi industri Kecil dan Menengah (IKM) yang bergerak di sektor tersebut.
Pertemuan internasional ITMF akan dihadiri sekitar 75 negara, dengan total 300 delegasi dari berbagai negara. Selama 23-27 Oktober 2025, juga akan diselenggarakan satu event regional untuk Asosiasi Pertekstilan se-ASEAN (AFTEX) yang akan dihadiri oleh 30 delegasi dari sembilan negara ASEAN.
Wakil Ketua Bidang Organisasi API DIY, Timotius Aprianto dengan adanya perhelatan internasional tersebut, bisa menjadi bagian dari upaya reindustrialisasi di Indonesia. Dimana industri di Indonesia sedang mengalami situasi yang tidak baik-baik saja, menghadapi ketidakpastian di tingkat global.
“Tadi ditekankan pada bagaimana ada perbaikan dari sisi regulasi, khususnya spirit-nya adalah debirokratisasi dan deregulasi perdagangan internasional. Nah, kami menekankan juga, bagaimana IKM atau Industri Kecil dan Menengah ini mendapat perhatian khusus sebagai soko guru ekonomi nasional” ungkapnya.
Timotius juga menjelaskan, produk tekstil termasuk ekspornya menempati urutan pertama sebagai penyumbang terbesar dari 11,8% industri pengolahan untuk PDRB DIY. Kemudian disusul diurutan kedua, yaitu furniture dan craft, sedangkan industri kulit dan produk kulit menempati urutan ketiga.
“Saya kira, kita berharap bahwa dengan perhelatan internasional ini, selain kita tentunya mendapat kehormatan menjadi tuan rumah, kita juga berharap, bahwa ini akan menjadi penggerak ekonomi baru di situasi yang penuh ketidakpastian ini,” kata dia.
ITMF dan IAF 2025 rencananya akan digelar di Hotel Marriott, dengan mengundang Gubernur DIY, Sri Sultan HB X sebagai tamu kehormatan. “Kami berharap Ngarsa Dalem memberikan keynote speech juga diacara internasional tersebut,” paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
WhatsApp bisa membuat memori ponsel cepat penuh. Simak cara membersihkan penyimpanan tanpa menghapus chat penting.
Chelsea dikabarkan segera menunjuk Xabi Alonso sebagai pelatih baru dengan kontrak empat tahun usai tercapai kesepakatan prinsip.
212 T01 facelift resmi meluncur di Beijing Motor Show 2026 dengan desain baru dan siap menantang Jeep Wrangler di pasar global.
Persib Bandung menghadapi PSM Makassar dengan kondisi pincang setelah Bojan Hodak dan tiga pemain utama dipastikan absen.
Alex Marquez menang dramatis pada Sprint Race MotoGP Catalunya 2026, sementara Jorge Martin kembali crash dan gagal finis.