Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Suasana kawasan Malioboro, Senin (18/12) - Harianjogja/ Alfi Annissa Karin
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pariwisata DIY mencatat Jumlah kunjungan wisatawan ke destinasi wisata di DIY mengalami peningkatan pada periode liburan lebaran 2025 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kepala Dinas Pariwisata DIY, Imam Pratanadi, menjelaskan jumlah kunjungan atau pergerakan wisatawan ke destinasi wisata di DIY periode libur lebaran selama 15, terhitung sejak 24 Maret sampai 7 April 2025 sebanyak 1.459.542 kunjungan. Di tahun sebelumnya, jumlah kunjungan wisatawan sebanyak 1.037.319 dalam periode libur lebaran 10 hari.
"Jumlah tersebut merupakan akumulasi kunjungan wisatawan ke destinasi wisata di Kota Jogja sebanyak 493.701 kunjungan, Kulonprogo sebanyak 94.558 kunjungan, Bantul sebanyak 154.462 kunjungan, Gunungkidul sebanyak 166.730 kunjungan dan paling tinggi Sleman dengan 550.091 kunjungan," ujarnya, Kamis (10/4/ 2025).
Data kunjungan tersebut kemungkinan masih akan bertambah karena data tersebut belum sepenuhnya menghitung jumlah kunjungan wisatawan ke destinasi wisata di Kota Jogja. Meki demikian, jumlah tersebut sudah melampaui target.
"Target yang ditetapkan sebesar 1.050.000 sampai 1.100.000 kunjungan wisatawan ke destinasi wisata. Hal tersebut disebabkan karena libur lebaran yang lebih panjang dan kebijakan WFA untuk pegawai Kementerian dan lembaga sehingga beberapa pegawai bisa mudik jauh-jauh hari sebelum Hari Raya Idul Fitri," ungkapnya.
Kawasan Malioboro masih sebagai tujuan utama kunjungan wisatawan ke DIY. Selain itu, destinasi wisata alam masih menjadi primadona tujuan wisatawan, seperti Kawasan Pantai Baron dan sekitarnya, Kawasan Pantai Parangtritis dan sekitarnya serta Kawasan Kaliurang.
Wisata museum dan candi juga tidak kalah ramai dikunjungi oleh wisatawan. Di Kabupaten Sleman, wisata tersebut menjadi favorit wisatawan dengan jumlah kunjungan sebanyak 250.751 kunjungan atau 51,56 % dari total kunjungan wisatawan di Kabupaten Sleman.
Sayangnya, tingginya kunjungan wisatawan tidak berbanding lurus dengan tingkat okupansi hotel. Berdasarkan informasi dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY, sampai akhir masa liburan, okupansi hotel hanya mencapai 50%.
Angka tersebut tidak mencapai target dari PHRI yang memperkirakan okupansi hotel sebesar 80%. "Penurunan ini disanyalir akibat kondisi perekonomian dan daya beli masyarakat yang menurun sehingga wisatawan cenderung mencari akomodasi yang lebih murah seperti pondok wisata atau penginapan lainnya," kata dia.
Secara umum, ia menilai libur lebaran 2025 di destinasi wisata DIY berjalan dengan aman, nyaman dan lancar. Hal ini terbukti dari minimnya keluhan dari wisatawan terutama menyangkut masalah parkir dan kenaikan harga kuliner yang sering dikeluhkan.
"Hal ini tidak terlepas dari kesiapan pemerintah daerah baik kabupaten/kota maupun Pemda DIY yang berkolaborasi dengan semua pihak termasuk TNI, Polri, Injourney, BMKG dan stakeholder pariwisata lainnya untuk menyambut wisatawan," katanya.
Ia apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah bekerja sama untuk mewujudkan liburan mudik lebaran di DIY yang aman, nyaman, menyenangkan dan berkesan. "Semoga kolaborasi ini dapat terus dilakukan dalam rangka meminimalkan keluhan wisatawan dan terjadinya peristiwa yang tidak diinginkan demi kemajuan pariwisata DIY," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Mario Suryo Aji turun ke posisi 24 klasemen Moto2 2026 setelah absen di Catalunya akibat cedera. Manuel Gonzalez kukuh di puncak.
Pelajar asal Ngampilan tewas dibacok dalam aksi klitih di Kotabaru Jogja setelah diduga dikejar pelaku dari Jalan Magelang.
Wali Kota Solo Respati Ardi mengevaluasi petugas keamanan Stadion Manahan setelah kasus hilangnya sepeda Polygon viral di media sosial.
Polres Jayawijaya mencatat 24 korban tenggelam akibat jembatan gantung Wouma putus di Wamena berhasil dievakuasi tim gabungan.
Polresta Sleman buka suara soal curhatan Shinta Komala yang mengaku jadi korban kriminalisasi terkait dugaan penggelapan iPhone.