KAI Bangun Jalan Baru 394 Meter di Stasiun Lempuyangan Jogja, 11 Rumah Dirobohkan
KAI Daop 6 Jogja membangun jalan baru 394 meter di Stasiun Lempuyangan. Sebanyak 13 rumah perusahaan ditertibkan untuk penataan kawasan.
Koperasi - Ilustrasi/Bisnis.com
Harianjogja.com, BANTUL–Sejumlah koperasi di wilayah Bantul akan direvitalisasi menjadi koperasi merah putih.
Plt Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bantul (DKUKMPP) Bantul, Fenty Yusdayati menyampaikan pihaknya akan merevitalisasi dan mengembangkan koperasi unit desa (KUD) yang telah ada untuk dijadikan sebagai koperasi merah putih.
Fenty mengaku pihaknya telah mendata koperasi yang ada di setiap kapanewon. Namun, pihaknya masih akan memverifikasi kondisi koperasi tersebut. Hal itu lantaran pemerintah pusat menginginkan koperasi merah putih akan didirikan di setiap kalurahan.
BACA JUGA: Presiden RI Prabowo Subianto Targetkan 80 Ribu Koperasi Dilengkapi Truk hingga Apotek
Fenty mengaku ada ratusan koperasi yang ada di Bantul. Namun, tidak semua koperasi dalam kondisi sehat. Fenty mengaku beberapa koperasi mengalami kendala dalam menjalankan operasionalnya. Beberapa kendala yang dialami antara lain tidak ada pengurus aktif, tidak menggelar rapat anggota tahunan (RAT).
“Koperasi itu nanti masyarakat perlu waktu [untuk peralihan ke koperasi merah putih], masyarakat harus mau [menjadi anggota koperasi], mau iuran [keanggotaan], sehingga nyaman untuk pengembangannya,” katanya, Jumat (11/4/2025).
Fenty mengaku nantinya Pemkab Bantul berencana akan mendirikan minimal satu koperasi merah putih di setiap kapanewon. Kemudian, dari situ akan diambil satu koperasi yang akan dijadikan sebagai pilot project.
Dia mengaku ada beberapa kapanewon yang memiliki koperasi yang telah berkembang, antara lain di Piyungan dan Dlingo. Namun, ada juga kapanewon yang tidak memiliki koperasi di wilayahnya.
Mantan Kepala Bappeda Bantul tersebut menilai Bantul memiliki potensi produk pertanian, dan perikanan yang dapat dijadikan sebagai sektor usaha untuk pengembanga koperasi merah putih.
Menurutnya, di Bantul juga beberapa koperasi yang telah terbentuk memiliki gudang yang dinilai mampu untuk digunakan sebagai tempat penyimpanan hasil pertanian dan peternakan tersebut.
Dia menyampaikan nantinya pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan (DPMKal) Bantul, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bantul dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul untuk pendirian koperasi merah putih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Daop 6 Jogja membangun jalan baru 394 meter di Stasiun Lempuyangan. Sebanyak 13 rumah perusahaan ditertibkan untuk penataan kawasan.
BPKH mengajak generasi muda mulai merencanakan keuangan haji sejak dini sekaligus memanfaatkan platform digital untuk dakwah.
Zulhas memastikan manajer Kopdes yang ditempatkan jauh dari domisili akan disesuaikan ke koperasi terdekat setelah titik tersedia.
Kejagung menyebut kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG mencapai sekitar Rp10 triliun berdasarkan penghitungan BPKP.
Sebanyak 40 KDMP di Sleman sudah beroperasi hingga September 2026, sedangkan 46 lainnya masih berproses menjalankan unit usaha.
Bansos beras 30 kg kembali disalurkan Oktober-Desember 2026 untuk 33,24 juta penerima. Cek status penerima menggunakan NIK.