Pegadaian Borong Awards di Ajang Global
PT Pegadaian (Persero) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan memborong tiga penghargaan Gold pada ajang Contact Center World Asia Pacific 2026
Sosialisasi Bhineka Tunggal Ika yang digelar di Ngaglik, Sleman pada Senin (15/4/2025)./Harian Jogja - Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—DPRD DIY bekerja sama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DIY kembali menggelar Sosialisasi Bhineka Tunggal Ika di tahun 2025. Para peserta sosialisasi diharapkan dapat menjadi agen penguat nilai kebhinekaan dan toleransi di seluruh lingkungan masyrakat.
Ketua Tim Kegiatan Sosialisasi Bhineka Tunggal Ika, Winarni menjelaskan Sosialisasi Bhineka Tunggal Ika diinisiasi oleh DPRD DIY bekerja sama dengan Badan Kesbangpol DIY.
Sosialisasi ini akan dilaksanakan mulai April 2025 hingga November 2025 nanti. Sosialisasi digelar di puluhan lokasi yang tersebar di wilayah DIY.
"Ada 75 titik [lokasi sosialisasi], ada yang pokir kemudian ada yang reguler," jelas Winarni di Ngaglik, Sleman, Senin (14/4/2025).
BACA JUGA: Populasi Nyamuk ber-Wolbachia Disebut Efektif Menekan Jumlah Kasus DBD di Kota Jogja
Dalam pelaksanaannya, Sosialisasi Bhineka Tunggal Ika juga menggandeng TNI dan Polri serta akademisi maupun praktisi sebagai pemateri sosialisasi. Harapan Winarni dengan adanya kegiatan ini para peserta dapat menjadi agen-agen kebhinekaan.
"Kami mohon dengan adanya kegiatan ini bapak ibu [peserta] bisa menjadi agen-agen di lingkungan keluarga masing-masing terlebih dahulu kemudian dapat mengembangkan di masyarakat terkait kebhinekaan," ungkapnya.
Winarni mengatakan kebhinekaan perlu diterapkan dalam kehidupan masyarakat. Nilai berbeda-beda tetap satu kata Winarni harus di junjung tinggi semua elemen masyarakat.
Ditambahkan Winarni melalui sosialisasi ini harapannya masyarakat dapat teredukasi ikhwal keanekaragaman budaya, agama dan kultur yang ada di Indonesia.
"Intinya adalah kita menjalin toleransi antar agama, suku, budaya kita saling harus menghormati kemudian mengkompilasi dalam kegiatan sehari-hari dalam kita bermasyarakat," ungkapnya.
Anggota Komisi D DPRD DIY, Rita Nurmastuti menilai kegiatan Sosialisasi Bhineka Tunggal Ika sangat penting untuk NKRI. Senada dengan Winarni, Rita juga membahas topik toleransi yang penting dalam berkehidupan dan bermasyarakat.
Sebagai mantan guru dan kepala sekolah di DKI Jakarta, Rita merasakan betul upaya penanaman toleransi kepada pelajar di DKI Jakarta yang mempunyai berbagai latar belakang. "Bagaimana kita menjaga toleransi ini sehingga kebhinekaan atau Bhineka Tunggal Ika ini yang sangat penting untuk negara kita bisa kita jaga dengan baik," tegasnya.
Rita lebih mengedepankan bagaimana siswa bisa nyaman di sekolah. Kenyamanan itu salah satunya bisa terwujud bila semua warga sekolah menerapkan toleransi atas berbagai perbedaan yang ada.
Lebih lanjut Rita mengatakan dari para peserta yang hadir dalam sosialisasi, toleransi ataupun nilai kebhinekaan bisa dikuatkan kepada lingkungan masyarakat terdekatnya. Mulai dari keluarga hingga tetangga sekitarnya.
"Nanti menyampaikan materinya kepada teman-teman di sekitarnya, kepada tetangganya, berperilaku sesuai dengan materi yang diberikan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Pegadaian (Persero) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan memborong tiga penghargaan Gold pada ajang Contact Center World Asia Pacific 2026
SPMB SMP Gunungkidul 2026 buka jalur domisili 29 Juni. Aturan diperketat untuk cegah kecurangan KK tempel.
BNN, TNI, dan Polri bongkar 59 jaringan narkoba. Lebih dari 200 ton barang bukti diamankan senilai Rp29 triliun.
Disdikpora Kulonprogo gelar pelatihan dan lomba bisnis untuk pelajar dan pemuda, dorong lahirnya wirausahawan muda.
UGM kembangkan Smart Compost Vessel di Sleman, ubah sampah organik jadi pupuk cair untuk ketahanan pangan keluarga.
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 5 Sleman menggelar peringatan Milad ke-29 yang dirangkaikan dengan peresmian Sasana Krida Wiyata pada Jumat (26/6/2026).