Tribun VIP Ambruk Saat Drift di Purwokerto, Polisi Periksa 10 Saksi
Polresta Banyumas memeriksa sedikitnya 10 saksi untuk mengusut ambruknya tribun VIP Drift Speed Fest yang melukai sekitar 83 penonton.
Ilustrasi gedung sekolah rusak - JIBI
Harianjogja.com, JOGJA—Perbaikan bangunan empat sekolah menengah pertama (SMP) di Bantul bakal dilakukan tahun ini.
"Tahun ini ada empat SMP di Bantul yang dilakukan perbaikan, untuk proses penanganan perbaikan direncanakan sekitar Juni 2025," kata Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bantul Retno Yuli Astuti di Bantul, Jumat (18/4/2025).
Ia enggan menyebutkan sekolah-sekolah yang mendapat prioritas perbaikan pada tahun ini, hanya saja keempat sekolah tersebut memang butuh untuk dilakukan perbaikan agar bisa mendukung kegiatan belajar mengajar.
"Namun, sebenarnya hanya perbaikan kecil-kecil, misalnya renovasi agar membuat suasana berbeda, supaya anak-anak itu nyaman saat belajar. Jadi, konsepnya lebih ke situ. Ada juga yang membangun pagar yang hampir roboh," katanya.
Meski demikian, kata dia, disebutkan ada juga salah satu SMP di Kecamatan Imogiri yang membutuhkan penanganan pembuatan laboratorium komputer, karena laboratorium tersebut sempat terkena banjir dan membutuhkan penanganan.
BACA JUGA: Ratusan Tempat Pembuangan Sampah Terbuka di Indonesia Ditutup Paksa Pemerintah
"Kalau data sekolah yang membutuhkan penanganan perbaikan itu sebenarnya banyak. Akan tetapi, yang disetujui baru sekolah itu, dan kami kan juga perlu menyesuaikan kondisi keuangan. Ya kami ikuti kebijakan itu," katanya.
Dia mengatakan anggaran perbaikan empat SMP tersebut menggunakan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Bantul, pihaknya tidak merinci kebutuhan per sekolah, hanya totalnya mencapai Rp500 juta.
Lebih lanjut, dia mengatakan, rata-rata kondisi SMP di wilayah Bantul banyak yang memerlukan perbaikan, mengingat perbaikan bangunan sekolah jenjang SMP terakhir dilakukan pada 2006 atau setelah kejadian gempa bumi.
"Jadi, memang sudah masuk masa-masa renovasi dan perbaikan bangunan, terutama untuk bagian atap atau plafon sekolah. Ada juga di bagian pintu-pintu kusen, karena kan murid murid itu sering nendang-nendang pintu dan sebagainya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polresta Banyumas memeriksa sedikitnya 10 saksi untuk mengusut ambruknya tribun VIP Drift Speed Fest yang melukai sekitar 83 penonton.
Polda Metro Jaya memastikan kabar ajudan Febrie Adriansyah tewas ditembak merupakan hoaks. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian Sutrimo.
Sport tourism menjadi salah satu instrumen untuk mengejar target kunjungan wisatawan pada 2026 yang dipatok mencapai 8.553.878 orang.
Pemerintah mengkaji insentif kendaraan listrik yang akan dikaitkan dengan pengembangan mobil dan motor nasional untuk memperkuat industri EV.
Genesis Mission membuka era baru riset berbasis AI. Simak peran Google, dampaknya bagi sains global, dan peluang implementasinya di Indonesia.
Pemerintah Indonesia melobi AS agar minyak sawit dikecualikan dari tarif tambahan 10 persen. Airlangga menyebut proses di USTR masih berlangsung.