Anggaran Paskibraka Jateng Dipangkas, Kuota Tetap 45 Orang
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Masyarakat Wonolelo, Bantul sedang melakukan kirab dengan membawa gunungan hasil bumi Minggu (27/4/2025). Harian Jogja-M161.
Harianjogja.com, BANTUL—Grebeg Syawalan di Wonolelo, Bantul, merupakan tradisi tahunan yang sangat dinanti oleh warga setempat. Kegiatan ini bukan hanya sekadar perayaan setelah Hari Raya Idul Fitri, tetapi juga menjadi kesempatan penting untuk memperkuat tali silaturahmi antarwarga.
Dengan beragam rangkaian acara, mulai dari kirab budaya hingga pembagian hasil bumi, Grebeg Syawalan menjadi bukti nyata kekompakan dan kebersamaan masyarakat Wonolelo dalam melestarikan warisan budaya serta mempererat hubungan sosial di antara mereka.
Kepala Desa Wonolelo, Akhmat Furqon, mengatakan acara grebeg syawalan ini sudah rutin dilakukan setiap tahun dan diadakan minggu terakhir di bulan syawal.
“Rutin dilaksanakan setiap minggu terakhir bulan syawal, kemudian untuk yang terlibat itu semua warga masyarakat Kelurahan Wonolelo dari Pamong, Dukuh, serta seluruh lapisan masyarakat dari lembaga-lembaga kelurahan semuanya terlibat,” katanya saat ditemui pada acara grebeg syawalan Minggu (27/4).
Acara ini dipusatkan di kompleks Balai Desa Kelurahan Wonolelo, Bantul tepatnya di lapangan samping balai desa. Menurutnya acara seperti ini perlu dilestarikan karena sebagai jembatan silaturahmi warga Wonolelo juga sebagai adat tradisi bagi seluruh warga kelurahan Wonolelo.
Kegiatan ini diawali dengan kirab gunungan tiap dusun yang diikuti seluruh kalangan warga dari tua, muda, dan juga anak-anak ikut meramaikan acara semua ini adalah untuk menggambarkan kekompakan setiap dusun yang ada di Wonolelo. Akhmat berharap kedepannya acara berbau budaya seperti ini tetap dilestarikan karena tujuan utamanya yang mulia.
BACA JUGA: Pemkab Bantul Gunakan BTT Rp100 Juta Tangani Kerusakan di Tiga Lokasi
“Acara seperti ini yang dilakukan di bulan syawal ini juga memupuk kekompakan juga rasa kekeluargaan dan gotong royong bagi seluruh warga harapannya acara ini bisa membawa energi positif untuk seluruh warga agara tetap kompak, bersatu guna membangun dan memajukan Kelurahan Wonolelo,” katanya.
Masyarakat Wonolelo, Bantul sedang melakukan kirab dengan membawa gunungan hasil bumi Minggu (27/4/2025). Harian Jogja-M161
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
RSUD Panembahan Senopati Bantul meluncurkan Si Banter untuk mempermudah pembayaran tagihan rumah sakit melalui digitalisasi dan QRIS.
Prabowo menyebut Indonesia menghabiskan hingga Rp535 triliun per tahun untuk impor BBM. Pemerintah mendorong kendaraan listrik dan EBT.