3.035 Pekebun Sawit Mandiri Disiapkan Ikuti Pelatihan Intensif di 2026
BPDP dan Ditjenbun Kementan menggandeng LPP Agro Nusantara menggelar 100 pelatihan bagi 3.035 pekebun sawit mandiri di tujuh provinsi.
Sapi - Ilustrasi Freepik
Harianjoga.com, JOGJA—Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyebut dua wilayah di Kabupaten Gunungkidul yang berstatus zona merah persebaran antraks belum diizinkan memasok hewan kurban menjelang Iduladha 2025.
"Memang di daerah yang terkena (antraks) kemarin masih ada pemberlakuan hewan dilarang keluar. Untuk sementara memang masih diisolasi," ujar Kepala DPKP DIY Syam Arjayanti, Senin (5/5/2025).
BACA JUGA: Iduladha 2025, DKPP Bantul Waspadai Hewan dari Daerah Endemis Antraks
Adapun dua daerah yang dimaksud ialah Kelurahan Tileng, Kecamatan Girisubo, dan Kelurahan Bohol, Kecamatan Rongkop. Keduanya telah ditetapkan sebagai zona merah sejak munculnya kasus antraks pada Februari 2025 di wilayah itu.
Syam menjelaskan kasus antraks di dua kelurahan itu sudah mulai melandai. Namun karena sifat penyakit ini yang membutuhkan penanganan jangka panjang dan berisiko tinggi menular, pemerintah masih memberlakukan larangan distribusi hewan dari wilayah tersebut sebagai langkah antisipatif.
"Antraks itu kan beda dengan penyakit mulut dan kuku (PMK). Butuh penanganan jangka panjang dan komprehensif supaya ini tidak menyebar ke daerah-daerah lain," ujar dia.
Menurut Syam, vaksinasi terhadap ternak di wilayah terdampak masih terus dilakukan. Namun cakupannya baru mencapai sekitar 70 persen dari target, lantaran sebagian peternak menolak ternaknya divaksin.
"Peternak sering kali menolak jika kasusnya sudah landai. Mereka takut efek samping vaksin. Ini membuat realisasi vaksinasi belum maksimal," kata Syam.
Pemerintah menargetkan vaksinasi tahap pertama di wilayah itu tuntas pada Mei 2025. Padahal, vaksinasi idealnya dilakukan dua kali dalam setahun dan sudah dijadwalkan ulang pada Agustus hingga September 2025.
Selain vaksinasi dan pelarangan distribusi hewan dari zona merah, DPKP DIY bersama kabupaten/kota juga memperketat pengawasan di pos lalu lintas ternak serta tempat penampungan dan pasar hewan.
DPKP mencatat, kebutuhan hewan kurban di DIY pada 2025 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada 2024 kebutuhannya mencapai 78.876 ekor, maka tahun ini diperkirakan meningkat menjadi 84.017 ekor. Jumlah itu mencakup sapi, kambing, dan domba.
Sementara itu, data sementara hingga akhir April 2025 menunjukkan ketersediaan hewan kurban di DIY mencapai 81.135 ekor, terdiri dari 30.969 ekor sapi, 38 ekor kerbau, 28.768 ekor kambing, dan 21.360 ekor domba.
Meski masih di bawah angka kebutuhan, Syam meyakini pasokan akan terus bertambah seiring pergerakan distribusi di lapangan, termasuk dari luar provinsi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BPDP dan Ditjenbun Kementan menggandeng LPP Agro Nusantara menggelar 100 pelatihan bagi 3.035 pekebun sawit mandiri di tujuh provinsi.
Gol spektakuler Sidny Lopes Cabral saat melawan Argentina resmi terpilih sebagai gol terbaik Piala Dunia 2026 melalui voting publik FIFA.
Janice Tjen melaju ke babak 16 besar WTA 500 Mubadala DC Open 2026 setelah mengalahkan Rebecca Sramkova 6-4, 6-2 di Washington DC.
Ratusan percakapan pengguna Claude sempat muncul di Google. Insiden ini memicu kekhawatiran privasi karena sejumlah data sensitif ikut terindeks mesin pencari.
Spider-Man: Brand New Day dan The Odyssey siap mengguncang box office China. Bisakah keduanya menghentikan dominasi film lokal Kung Fu Soccer?
Porsche akan memangkas sekitar 9.000 tenaga kerja hingga 2035 sebagai bagian restrukturisasi di tengah penurunan penjualan di China dan melambatnya pasar kendar