Pengadaan Tanah Kas Desa Pengganti di Palihan Diawali dengan Audit
Pemkab Kulonprogo menargetkan pengadaan tanah kas pengganti Kalurahan Palihan rampung Oktober 2026 setelah tim dibentuk dan audit selesai.
Hewan Kurban - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO–Nasib nahas menimpa pasangan suami istri (Pasutri) Sagiran dan Triyatinah. Keduanya merupakan petani,di Padukuhan Kempleng II, Karangsewu, Galur, Kulonprogo, Rabu (14/5/2025). Pasalnya, hewan ternak kambing yang dibesarkannya selama tiga tahun terakhir ini raib dicuri. Padahal rencananya, kambing tersebut akan dijual jelang Iduladha.
“Jam 3 dini hari saya terbangun terdengar suara kambing pejantan saya tidak curiga ada apa-apa di sini kan aman,” ujar Triyatinah saat ditemui di rumahnya, Rabu (14/5/2025).
Selain sebagai petani, Pasutri tersebut juga memelihara kambing yang dijadikannya sebagai salah satu penghasilannya. Triyatinah mengungkapkan, selama 15 tahun menjadi peternak di wilayahnya tidak pernah ada kejadian pencurian hewan ternak.
BACA JUGA: Sapi Milik Warga Sentolo Raib Dicuri
Kejadian ini pun baru pertama kali dialaminya. Triyatinah mengaku, saat mendengar teriakan suara kambingnya hanya mengira kejepit bukan dicuri. Tidak berselang lama teriakan kambingnya disusul suara kendaraan sepeda motor.
“Saya setelah itu baru ke luar mendapati kandang kambing pejantan saya sudah terbuka dan raib,” sambung perempuan berusia 55 tahun ini. Alhasil, hewan ternaknya yang berjumlah enam kini tinggal lima lantaran raib satu.
Sebagai petani tentu tidak memiliki penghasilan tetap tiap bulannya apalagi sehari-hari. Menurutnya, memang sudah berencana dijual dalam waktu dekat ini karena akan menghadapi hari raya Iduladha. “Ya sudah mau gimana lagi dijual untuk macam-macam untuk seperti saya ini jual kambing seperti tabungan,” tuturnya.
Diakuinya untuk dapat kembali kambingnya tentu sangat tidak mudah. Ibu tiga anak ini sudah mengikhlaskan saja tidak terlalu berharap dapat kembali. Namun, yang pasti kejadian yang menimpanya dijadikan sebagai pelajaran.
“Puncaknya harga kambing itu kan jelang Iduladha niatnya mau saya jual Rp3 jutaan,” ungkapnya. Sementara itu, Sagiran mengungkapkan, sudah memasarkan kambing yang hilang tersebut. Sejumlah calon konsumen sudah datang ke rumahnya untuk membeli kambing tersebut.
Namun, memang belum ada tawar-menawar perihal harga. Rutinitas semacam itu sudah menjadi agenda tahunan karena memang setiap menjelang Iduladha Sagiran menjual kambingnya. “Selama tiga tahun dipelihara niatnya mau dijual tetapi malah raib,” keluhnya.
Sementara itu Kasi Humas Polres Kulonprogo Iptus Sarjoko saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, kambing tersebut raib pada Selasa (13/5/2025) dini hari. Atas kejadian tersebut personel dari Satreskrim sudah mendatangi lokasi kejadian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Kulonprogo menargetkan pengadaan tanah kas pengganti Kalurahan Palihan rampung Oktober 2026 setelah tim dibentuk dan audit selesai.
Jorge Lorenzo akui teknik menikung Marc Marquez di tikungan kiri mustahil ditiru. Gaya pengereman dan sliding jadi rahasia kehebatan The Baby Alien.
Malas bersih-bersih? Terapkan 7 trik rumah tetap rapi ini. Cukup 10 menit sehari, rumah bersih tanpa menguras tenaga. Cocok untuk Anda yang sibuk!
PSS Sleman menyiapkan kedalaman skuad dan rotasi pemain untuk menghadapi Super League dan League Cup musim 2026/2027.
KPK catat lonjakan OTT Semester I 2026 dengan 7 kepala daerah terjaring. Asset recovery capai Rp 59,99 miliar. Simak data lengkap penindakan korupsi terbaru.
Timnas Indonesia siap hadapi Timor Leste di Stadion Chonburi, Jumat (31/7). Siaran langsung RCTI & iNews. Poin krusial demi tiket semifinal Piala AFF 2026.