185 Perempuan Jadi Korban Kekerasan di Sleman, KDRT Dominasi Kasus
Kasus kekerasan terhadap perempuan di Sleman mencapai 185 korban hingga Agustus 2026. KDRT mendominasi dengan 114 kasus.
Jalan rusak - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN--Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman menyampaikan perbaikan tiga ruas jalan kabupaten masih belum dilakukan. DPUPKP masih menyiapkan dokumen lelang.
Tiga ruas jalan tersebut yaitu Jalan Kaliduren - Sumber 1,263 kilometer (km), Jalan Padon - Minggir 851 meter, dan Jalan Ngawen - Kenteng 1,045 km. Anggaran yang digunakan berasal dari APBD Sleman sebesar Rp14,57 miliar.
Menurut Plt Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Sleman, Suwarsono, perbaikan terus dilakukan setiap tahun menggunakan APBD Sleman. Meski begitu, perbaikan masih belum dapat mengkover seluruh wilayah di Sleman.
Dia mencatat jalan kabupaten di Kabupaten Sleman dengan kondisi mantab atau bagus mencapai 537,65 km atau 76,86% dari total panjang jalan kabupaten di Sleman 699,50 km.
Disinggung ihwal target kontrak perbaikan tiga ruas jalan pada 2025, dia belum memberikan jawaban. “Kami masih proses persiapan dokumen lelang,” kata Suwarsono dihubungi, Minggu (18/5/2025).
BACA JUGA: Rekanan Diputus Kontrak, Pembangunan Gedung SMPN 2 Mlati Tetap Berlanjut
Di tahun yang sama, DPUPKP juga menyiapkan anggaran pemeliharaan jalan kabupaten. Tahun ini, ada dua ruas jalan yang menjadi sasaran pemeliharaan dengan pagu anggaran Rp8,5 miliar. Dua ruas tersebut yaitu ruas Jalan Jatirejo - Gondanglegi 1 km dan Dayu - Krapyak 1,7 km.
Perbaikan jalan di Sleman menjadi salah satu program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Sleman, Harda Kiswa - Danang Maharsa. Selain jalan, kepala daerah yang baru melakukan percepatan pembangunan penerangan jalan umum (PJU).
Kepala Bidang Sarana Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman, Wahyu Estijanto, sempat mengatakan pihaknya akan membangun PJU di lebih dari 2.000 titik pada Juli 2025. Pagu anggaran senilai Rp16 miliar dari APBD Sleman tahun anggaran 2025.
Meski begitu, tidak semua PJU dibangun di ruas jalan kabupaten. PJU ruas jalan hanya menyasar 521 titik. Adapun PJU permukiman paling banyak dengan 1.864 titik. Lampu yang digunakan berjenis LED.
Wahyu mengaku PJU yang terpasang di ruas jalan di Sleman saat ini ada sekitar 8.524 titik atau kurang lebih 50%. Masih perlu pembangunan lagi hingga 8.964 titik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kekerasan terhadap perempuan di Sleman mencapai 185 korban hingga Agustus 2026. KDRT mendominasi dengan 114 kasus.
Jadwal SIM Keliling Kota Jogja Kamis 17 September 2026 lengkap dengan lokasi pelayanan dan syarat perpanjangan SIM A dan SIM C
KPK mendalami dugaan mahasiswa titipan dalam penerimaan maba Unsoed dengan memeriksa tiga wakil rektor dan empat saksi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 17 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Kemenkeu masih membahas kelanjutan perombakan pejabat DJP dan DJBC, termasuk proses penunjukan serta pelantikan pejabat.
Pemerintah mulai menerapkan Strategic Trade Management atau STM di sektor nuklir sebagai tahap awal sistem pengawasan perdagangan strategis.