Kemarau, Pengawasan Depot Air Minum di Prambanan Diperketat
Disperindag Sleman mengawasi depot air minum isi ulang di Prambanan untuk menjamin keamanan produk menjelang musim kemarau.
Jalan rusak - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN--Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman menyampaikan perbaikan tiga ruas jalan kabupaten masih belum dilakukan. DPUPKP masih menyiapkan dokumen lelang.
Tiga ruas jalan tersebut yaitu Jalan Kaliduren - Sumber 1,263 kilometer (km), Jalan Padon - Minggir 851 meter, dan Jalan Ngawen - Kenteng 1,045 km. Anggaran yang digunakan berasal dari APBD Sleman sebesar Rp14,57 miliar.
Menurut Plt Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Sleman, Suwarsono, perbaikan terus dilakukan setiap tahun menggunakan APBD Sleman. Meski begitu, perbaikan masih belum dapat mengkover seluruh wilayah di Sleman.
Dia mencatat jalan kabupaten di Kabupaten Sleman dengan kondisi mantab atau bagus mencapai 537,65 km atau 76,86% dari total panjang jalan kabupaten di Sleman 699,50 km.
Disinggung ihwal target kontrak perbaikan tiga ruas jalan pada 2025, dia belum memberikan jawaban. “Kami masih proses persiapan dokumen lelang,” kata Suwarsono dihubungi, Minggu (18/5/2025).
BACA JUGA: Rekanan Diputus Kontrak, Pembangunan Gedung SMPN 2 Mlati Tetap Berlanjut
Di tahun yang sama, DPUPKP juga menyiapkan anggaran pemeliharaan jalan kabupaten. Tahun ini, ada dua ruas jalan yang menjadi sasaran pemeliharaan dengan pagu anggaran Rp8,5 miliar. Dua ruas tersebut yaitu ruas Jalan Jatirejo - Gondanglegi 1 km dan Dayu - Krapyak 1,7 km.
Perbaikan jalan di Sleman menjadi salah satu program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Sleman, Harda Kiswa - Danang Maharsa. Selain jalan, kepala daerah yang baru melakukan percepatan pembangunan penerangan jalan umum (PJU).
Kepala Bidang Sarana Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman, Wahyu Estijanto, sempat mengatakan pihaknya akan membangun PJU di lebih dari 2.000 titik pada Juli 2025. Pagu anggaran senilai Rp16 miliar dari APBD Sleman tahun anggaran 2025.
Meski begitu, tidak semua PJU dibangun di ruas jalan kabupaten. PJU ruas jalan hanya menyasar 521 titik. Adapun PJU permukiman paling banyak dengan 1.864 titik. Lampu yang digunakan berjenis LED.
Wahyu mengaku PJU yang terpasang di ruas jalan di Sleman saat ini ada sekitar 8.524 titik atau kurang lebih 50%. Masih perlu pembangunan lagi hingga 8.964 titik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disperindag Sleman mengawasi depot air minum isi ulang di Prambanan untuk menjamin keamanan produk menjelang musim kemarau.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Samsung Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan fitur kesehatan berbasis AI untuk trail running, diving, dan pemantauan kebugaran harian.