Kasus Kekerasan Anak di Gunungkidul Capai 50 hingga Juli
Kasus kekerasan anak di Gunungkidul mencapai 50 kasus hingga Juli 2026. Dinas Sosial P3A memperkuat upaya pencegahan di masyarakat dan sekolah.
Suroyo, warga asal Tempuran Wetan, Kalurahan Kampung, Ngawen memperlihatkan sapi kurban yang dibeli Presiden Prabowo Subianto, Jumat (23/5/2025) David Kurniawan/Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Suroyo, warga asal Tempuran Wetan, Kalurahan Kampung, Ngawen tak menyangka sapi yang dipelihara selama 3,5 tahun dibeli Presiden Prabowo Subianto. Sapi jenis Peranakan Onggole (PO) berbobot 860 kilogram dibeli seharga Rp70 juta.
“Saya kaget sekaligus senang karena sapi saya terpilih untuk dibeli Presiden Prabowo,” kata Suroyo saat ditemui di rumahnya, Jumat (23/5/2025).
Sapi berwarna putih ini memiliki tinggi hampir sama dengan orang dewasa. Pada awalnya, ia mengakui tidak berminat menjual sapi karena ingin memelihara setahun lagi sehingga bobotnya bisa semakin berat.
Namun demikian, pikiran tersebut berubah pada saat petugas kesehatan hewan mendatangi lokasi kandang yang berada di dekat jalan Nglipar-Ngawen ini. “Tiga minggu lalu ada petugas yang datang untuk mengecek Seno [nama sapi yang dipelihara. Selang satu minggu kemudian dinyatakan lolos seleksi untuk dibeli presiden. Saat ditibang bobotnya 860 kilogram,” ungkapnya.
BACA JUGA: Hercules Jadi Sapi Kurban Presiden Prabowo, Kebanggaan Warga Brosot Kulonprogo
Pada awalnya, Suroyo mengakui membuka harga Rp75 juta. Namun, setelah melalui negosiasi disepakati mahar pembelian Rp70 juta. “Ini harga yang bagus karena belantik yang menawar dengan harga tertinggi Rp61 juta. Meski agak keberatan, saya relakan untuk melepasnya setelah memelihara 3,5 tahun,” katanya.
Menurut dia, proses penyelesaian administrasi untuk pembayaran sudah dilakukan di Bangsal Kepatihan, Kamis (22/5/2025). Biaya sebesar Rp70 juta sudah termasuk pemeliharaan sebelum penyembelihan hingga proses kirim ke Kalurahan Jepitu, Girisubo.
“Rencananya pembayaran ditransfer. Hingga sekarang, masih saya pelihara dan Seno baru dikirim untuk Berkurban di Jepitu, Girisubo H-1 Iduladha,” katanya.
Disinggung mengenai perawatan, ia mengakui setiap harinya terus memandikan Seno dan dua ekor sapi lainnya. Selain itu, kebersihan kandang juga terus dijaga agar tidak mudah tertular penyakit.
“Setiap hari saya memandikannya. Yang punya belum mandi, Seno sudah terlihat gagak dan ganteng karena mandi setiap hari,” ujarnya.
BACA JUGA: Iduladha 2025, Sapi Kurban Anom van Pleret Jadi Pilihan Prabowo
Adapun pakan, Suroyo hanya memanfaatkan Jerami dan rumput gajah yang dikombinasikan dengan polar. “Setiap hari juga memberikan buah kates ke sapi yang saya pelihara. Meski harus berpisah dengan Seno, saya senang karena sapi yang dipelihara dibeli oleh presiden,” katanya.
Lurah Kampung, Ngawen, Suparna juga ikut senang karena sapi yang dipelihara warganya diminati oleh Presiden. Ia berharap keberhasilan yang dilakukan Suroyo bisa memberikan motivasi kepada peternak lain untuk giat dalam memelihara hewan ternak yang dimiliki. “Mudah-mudahan tahun berikutnya ada sapi asal Kampung di Kapanewon Ngawen yang dibeli presiden lagi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kekerasan anak di Gunungkidul mencapai 50 kasus hingga Juli 2026. Dinas Sosial P3A memperkuat upaya pencegahan di masyarakat dan sekolah.
Kaspersky mengingatkan pentingnya melakukan putus digital setelah hubungan berakhir. Simak langkah-langkah melindungi akun, data pribadi, dan privasi dari akses
Timnas Indonesia vs Kamboja: Kemenangan bawa Garuda naik ke peringkat 117 FIFA dan jaga asa lolos semifinal Piala AFF 2026.
Xiaomi rilis update keamanan Juli 2026 untuk 58 perangkat. Cek daftar HP yang kebagian update dan segera pasang untuk perlindungan data Anda!
UAD membuka lowongan kerja dosen tetap dan tenaga kependidikan 2026. Tersedia 19 formasi di Fakultas Hukum, Kedokteran, administrasi, dan sistem administrator.
Kraton Yogyakarta mendorong museum bertransformasi menjadi ruang belajar yang interaktif dan inklusif bagi anak-anak melalui penyelenggaraan Gya!Dolan Sesarenga