Lulus dengan IPK 3,96, Dhea Ingin Kerja dan Kuliah S2 di Jepang
UPNVY mewisuda 1.436 lulusan. Rektor Mohamad Irhas Effendi menekankan kompetensi, adaptabilitas, karakter, dan kolaborasi di era AI.
Manajer Tim PSS, Leonard Tupamahu./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN -- Manajemen PSS Sleman meminta maaf secara terbuka kepada seluruh pendukung setia Super Elja atas hasil yang diperoleh tim di kompetisi BRI Liga 1-2024/25. Raihan 34 poin dari 34 laga membuat PSS finis posisi ke-16 dan terdegradasi ke Liga 2 musim depan.
"Kami menyampaikan permintaan maaf yang sedalam-dalamnya kepada seluruh pendukung PSS Sleman. Kami menyadari sepenuhnya bahwa hasil ini bukanlah harapan kita bersama," Manajer PSS Sleman, Leonard Tupamahu pada Senin (26/5/2025).
Perjalanan PSS mengarungi Liga 1 ini penuh liku-liku. Di awal musim, Super Elja harus menerima pengurangan tiga poin. Pengurangan poin ini bahkan sempat membuat PSS mengalami -3 di papan klasemen dalam beberapa laga.
Tak hanya pengurangan poin, PSS juga masih didera persoalan stadion. Renovasi Stadion Maguwoharjo yang memakan banyak waktu membuat tim harus menjadi musafir ke sejumlah stadion hampir di sepanjang musim. Super Elja sempat harus berkandang ke Stadion Manahan Solo. Stadion Sultan Agung bahkan Stadion Jatidiri Semarang.
Tercatat PSS di musim ini hanya memainkan tiga laga kandang di Stadion Maguwoharjo. Padahal, dua di antara laga kandang di Stadion Maguwoharjo berujung kemenangan.
BACA JUGA: Pemilik Warung Makan Ayam Goreng Widuran Solo Dilaporkan ke Polisi
Tak cukup sampai di situ, dinamika internal pun turut mewarnai perjalanan PSS di Liga 1 musim 2024/2025. Tiga perlatih tercatat memimpin PSS musim ini. Di awal musim Wagner Lopes memimpin PSS, di tengah-tengah dia digantikan Mazola Junior. Selanjutnya PSS berganti pelatih untuk ketiga kalinya dengan mengganti Mazola Junior dengan Pieter Huistra.
Terkait capaian ini, manajemen PSS Sleman akan segera melakukan evaluasi menyeluruh dan menyusun strategi untuk musim depan. Langkah-langkah perbaikan akan dibahas dalam rapat bersama jajaran komisaris guna memastikan kesiapan tim menghadapi tantangan di Liga 2.
"Sejauh ini kami masih dalam proses menerima tentang hasil kemarin. Meski pahit, hasil ini menjadi pelajaran penting bagi kami untuk bangkit dan berbenah. Rencana untuk musim depan tentu sudah kami pikirkan. Untuk kepastiannya akan kami umumkan setelah adanya rapat bersama komisaris," tegasnya.
Selain meminta maaf akan raihan hasil yang diraih musim ini, manajemen memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras para pemain dan ofisial yang telah berjuang sepanjang musim, serta dedikasi luar biasa dari para suporter yang tetap setia mendampingi tim di berbagai kota.
"Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh pemain dan ofisial yang telah memperlihatkan daya juang dalam menjalani setiap pertandingan. Saya tahu bagaimana usaha mereka untuk selalu memberikan yang terbaik ketika di latihan maupun di pertandingan," ujarnya.
"Beribu terima kasih juga saya ucapkan kepada seluruh suporter PSS untuk dukungannya yang sangat luar biasa di musim ini. Tentu sulit untuk terus mendukung tim yang bermain di luar kandang dan harus menjadi musafir. Tapi PSS Fans selalu menemani kami di manapun berlaga terutama selama di Solo kemarin," lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UPNVY mewisuda 1.436 lulusan. Rektor Mohamad Irhas Effendi menekankan kompetensi, adaptabilitas, karakter, dan kolaborasi di era AI.
Prakiraan cuaca Jogja hari ini, Rabu 7 Oktober 2026, dominan berawan. Suhu tertinggi 34 derajat Celsius diprakirakan di Kota Jogja.
Sistem informasi supplier PHRI Sleman dimigrasikan ke domain Pemkab untuk memperkuat pemasaran produk lokal binaan DP3.
Advokat Afon Nahak mengkritik putusan MK soal ijazah Gibran dan menyebut ada indikasi politik. MK menyatakan gugatan tak dapat diterima.
Jadwal Samsat Bantul Oktober 2026 tersedia di berbagai lokasi. Cek layanan Samsat Induk, Keliling, Jempol Si Panda hingga TEMARAM.
Jadwal SIM Kulonprogo Rabu 7 Oktober 2026 tersedia di MPP Kulonprogo pukul 08.00-12.00 WIB. Cek lokasi dan syaratnya.