Endank Soekamti hingga Superman Is Dead Bakal Ramaikan Rebelfest 2026, Ini Jadwalnya
YK Rebelfest Vol. 3 digelar di Maguwoharjo dengan 23 penampil, mengusung tema Welcome Home Saudaraku dan konsep Lebaran Punk Rock.
Pelaksanaan ASPD di Kota Jogja, beberapa waktu lalu - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pendidikan Kota Jogja secara resmi telah mengumumkan hasil Asesmen Standardisasi Pendidikan Daerah (ASPD) jenjang Sekolah Dasar (SD). Terdapat 15 besar sekolah jenjang SD dengan nilai rata-rata tertinggi yang didominasi sekolah swasta.
Sekadar untuk diketahui ASPD merupakan sala satu instrumen untuk pemetaan mutu pendidikan di wilayah DIY. Hasil ASPD menjadi salah satu penentu untuk melanjutkan jenjang pendidikan selanjutnya.
Adapun pengumuman hasil ASDP bisa diakses setiap siswa melalui link yang dibagikan oleh panitia ASPD kepad apihak sekolah dan diteruskan ke siswa. Hasil ASPD jenjang SD tersebut bisa diakses para siswa mulai Selasa (3/6/2025) dinihari pukul 00.00 WIB. Siswa cukup memasukkan nomor ujian dan password kemudian bisa langsung mengakses nilainya masing-masing.
BACA JUGA: Pria Misterius Ditemukan Meninggal Dunia di Area Parkir Gunung Kemukus Sragen
Berdasarkan data yang diterima Harianjogja.com dari Dinas Pendidikan Kota Jogja terdapat 15 SD dengan nilai rata-rata tertinggi. Capaian itu didominasi sekolah swasta, tercatat hanya dua sekolah negeri yang mampu menembus 15 besar nilai rata-rata tertinggi ASPD. Kedua SD Negeri tersebut adalah SD Negeri Ungaran 1 yang berada di peringkat ketiga dengan nilai rata-rata 83,78 dan SD Negeri Puro Pakualaman 1 yang berada di peringkat ke-8 dengan nilai rata-rata 80,66.
Adapun peringkat pertama atau SD dengan nilai rata-rata tertinggi se-Kota Jogja adalah SD Muhammadiyah Sapen dengan angka rata-rata 86,40. Kemudian disusul SD Muhammadiyah Suronatan di urutan kedua dengan nilai rata-rata 83,94.
1. SD Muhammadiyah Sapen, nilai: 86,40
2. SD Muhammadiyah Suronatan, nilai: 83,94
3. SD Negeri Ungaran 1, nilai: 83,78
4. SD Muhammadiyah Karangkajen II, nilai:83,63
5. SD Pangudi Luhur 4, nilai: 82,98
6. SD Muhammadiyah Purwodiningratan 1, nilai: 82,82
7. SD Bopkri Gondolayu, nilai: 80,85
8. SD Negeri Puro Pakualaman 1, nilai: 80,66
9. SD Muhammadiyah Sokonandi 2, nilai: 80,46
10. SD Muhammadiyah Sapen 2, nilai: 79,40
11. SD Pangudi Luhur 1 Yogyakarta, nilai: 78,74
12. SDIT Bina Anak Soleh, nilai: 78,62
13. SD Muhammadiyah Sokonandi 1, nilai: 78,39
14. SD Joannes Bosco Yogyakarta, nilai: 77,97
15. SD Tarakanita Bumijo, nilai: 77,93
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
YK Rebelfest Vol. 3 digelar di Maguwoharjo dengan 23 penampil, mengusung tema Welcome Home Saudaraku dan konsep Lebaran Punk Rock.
PSS Sleman kebobolan tujuh gol dari tiga laga Super League. Pieter Huistra mengakui catatan itu terlalu banyak dan harus diperbaiki.
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.