Prabowo Bahas Kerja Sama PLTN dengan Rosatom Rusia
Presiden Prabowo menerima petinggi Rosatom Rusia untuk membahas kerja sama pengembangan energi nuklir sipil di Indonesia.
Ilustrasi bantuan
Harianjogja.com, BANTUL— Debanyak 273 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dinyatakan lepas dari program tersebut karena kehidupa0nnya sudah layak dan semakin sejahtera.
"Untuk tahun ini ada sebanyak 273 keluarga, namun saya tidak hafal sebarannya. Jadi mereka diasesmen dan sudah memenuhi syarat untuk lepas dari program PKH," kata Kepala Dinsos Bantul Gunawan Budi Santoso di Bantul, Rabu (4/6/2025)
Pihaknya tidak hafal data keluarga penerima program bantuan sosial bersyarat dari pemerintah Indonesia bagi keluarga miskin atau rentan tersebut, namun salah satunya ada di wilayah Kecamatan Banguntapan, perubahan status itu ditandai dengan penyerahan sertifikat graduasi PKH.
"Jadi, graduasi itu dia hanya menerima PKH dan kemudian hasil asesmen sudah mampu, sudah lepas untuk tidak menerima program PKH," katanya.
Seperti diketahui, tujuan utama PKH adalah untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup KPM melalui bantuan tunai dan dukungan dalam bidang kesehatan dan pendidikan.
"Sehingga memang dianggap mampu dan kehidupan sudah layak, pemenuhan kebutuhan dasarnya mereka sudah oke, itu utamanya," kata Gunawan Budi Santoso.
Pemkab Bantul menyambut positif graduasi PKH itu karena menandakan keluarga tersebut semakin meningkat kesejahteraannya dan mendorong agar keluarga yang memang sudah mampu bisa lepas dari program tersebut.
"Kalau total penerima PKH di Bantul sekitar 70 ribuan dan mereka ini yang menjadi sasaran program pengentasan kemiskinan pemerintah," katanya.
Gunawan juga mengatakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini memang memiliki kewenangan untuk pengentasan kemiskinan kaitannya pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
"Kalau Dinsos areanya pada pemenuhan kebutuhan dasarnya, jadi bagaimana masyarakat itu untuk kebutuhan dasar terpenuhi, kuncinya di situ. Jangan sampai masyarakat tidak bisa beraktivitas karena kebutuhan dasarnya tidak tercukupi," kata Gunawan Budi Santoso.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Presiden Prabowo menerima petinggi Rosatom Rusia untuk membahas kerja sama pengembangan energi nuklir sipil di Indonesia.
Pemkab Bantul turunkan tarif pantai barat jadi Rp5.000 per destinasi mulai Juli 2026. Skema baru dinilai lebih adil bagi wisatawan.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook Rp2,18 triliun. Jaksa juga minta denda dan uang pengganti.
KID DIY fokus pada penguatan informasi kebencanaan hingga tingkat kelurahan. Sistem terpadu disiapkan untuk cegah simpang siur saat darurat.
Wagub DIY Paku Alam X pastikan seluruh rekomendasi DPRD ditindaklanjuti. Evaluasi pembangunan fokus pada pemerataan ekonomi dan tata kelola.
Pembongkaran SDN Nglarang untuk proyek Tol Jogja-Solo rampung. Lahan kini 100% bebas, proyek masuk tahap penimbunan dan pengecoran.