SDN Purwosari Sleman Sulap 600 Galon Bekas Jadi Kebun Sayuran
SDN Purwosari memanfaatkan sekitar 600 galon bekas untuk kebun sekolah. Siswa belajar bertani, mengolah limbah, dan mengenal ketahanan pangan.
Kekerasan - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Sebanyak empat pelajar di Kapanewon Pakem, Sleman menjadi korban perampasan uang oleh orang tak dikenal saat hendak menuju ke sekolah. Pelaku juga melukai dua korban menggunakan cutter.
Kapolsek Pakem, AKP Samiyono menjelaskan dugaan aksi perampasan dan kekerasan ini terjadi pada Selasa (3/6/2025) sekitar pukul 08.10 WIB di dekat sebuah sekolah di Pakem.
Kejadian ini menimpa empat orang pelajar. Keempatnya dirampas uangnya dengan nominal berbeda-beda, mulai dari Rp5000, Rp14.000, Rp20.000 hingga Rp30.0000. Tak hanya dirampas uangnya, beberapa korban bahkan ada yang dilukai menggunakan pisau cutter.
Samiyono menjelaskan kejadian ini bermula kala korban tengah berjalan menuju gerbang sekolah. Tiba-tiba korban dilampiri pelaku yang berboncengan tiga orang.
Saat dihentikan pelaku menanyakan asal sekolah korban. Tak sampai di situ, pelaku juga menanyakan jumlah yang yang dibawa korban sambil mengeluarkan pisau cutter.
BACA JUGA: Ekspor DIY Melonjak 11,27 Persen hingga April 2025
"Pelaku mengatakan kowe duwe duit piro (kamu punya uang berapa) sambil mengeluarkan pisau cutter," jelas Samiyono, Rabu (4/6/2025).
Uang yang dikeluarkan di tangan korban langsung dirampas sembari pelaku mengayunkan pisau cutter. Pisau ini melukai perut korban.
Teman korban mengalami luka tusuk di bagian kaki sebelah kiri bawah lutut. Perampasan uang juga dilakukan kepada korban lainnya.
Samiyono menjelaskan pelaku memiliki ciri-ciri memakai celana pendek dan jaket warna merah. Pelaku lanjut dia menggunakan sepeda motor matic tanpa plat nomor di bagian depan maupun belakang. Polsek Pakem masih melakukan pengusutan lebih lanjut atas laporan ini. "Pelaku dalam penyelidikan," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SDN Purwosari memanfaatkan sekitar 600 galon bekas untuk kebun sekolah. Siswa belajar bertani, mengolah limbah, dan mengenal ketahanan pangan.
Kepala BNPB Kristomei Sianturi menyerahkan penanganan kasus OTT KPK kepada aparat hukum dan membuka kemungkinan pergantian pejabat.
Siswa SMKN 1 Sanden Bantul mengembangkan 300 gim digital dengan Scratch 3 dan Gemini AI, termasuk permainan yang menggunakan bahasa Jawa.
Wabup Klaten Linda Benny mengaku baru menerima informasi dugaan OTT KPK saat mendampingi kunjungan Wamendes PDTT ke sejumlah KDMP.
Pemkab Magelang menjamin biaya rawat jalan dan rawat inap warga yang diduga keracunan es buah. Puskesmas Kajoran disiagakan 24 jam.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo terjaring OTT KPK. Simak perjalanan karier dan rincian harta Rp5,98 miliar dalam LHKPN periode 2025.