BBW Books Kembali Digelar di Jogja, Ini Jadwal dan Lokasinya
Big Bad Wolf Books kembali ke Jogja pada 3–13 September di JEC dengan jutaan buku dan target kenaikan pengunjung 5–7 persen.
Laboratorium Terpadu Universitas Islam Indonesia (LTUI) menggelar kegiatan Survailen ke-2 dan Asesmen Perluasan Ruang Lingkup Kalibrasi pada Senin (23/6/2025). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Laboratorium Terpadu Universitas Islam Indonesia (LTUI) menggelar kegiatan Survailen ke-2 dan Asesmen Perluasan Ruang Lingkup Kalibrasi pada Senin (23/6/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya LTUIl untuk mempertahankan dan meningkatkan akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) berdasarkan SNI ISO/IEC 17025:2017, dengan nomor akreditasi LP-478-IDN sebagai Laboratorium Pengujian dan LK- 376-IDN sebagai Laboratorium Kalibrasi.
Rektor UII Profesor Fathul Wahid mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari komitmen Ull dalam menjamin mutu layanan laboratorium yang kredibel dan berdaya saing, serta berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan penelitian.
BACA JUGA: BLKK DIY Gelar Forum Komunikasi Konsultasi Publik untuk Peningkatan Layanan
Tradisi panjang di lab terpadu sebagai Laboratorium yang terakreditasi SNI ISO/IEC 17025:2017 terus dipertahankan untuk peningkatan riset, karena kalibrasi sangat penting dalam menunjang riset. "Kedua terkait pelayanan, kehadiran lab kalibrasi UIl hadir dapat mendukung riset di tingkat perguruan tinggi sehingga dapat meningkatkan kebermanfaatan UIl dalam menjalankan misi Universitas dalam aspek rahmatan lilalamin," katanya.
Ketua Asesor Komite Akreditasi Nasional Sujitno mengapresiasi langkah LTUIl yang secara aktif terus mengembangkan ruang lingkup layanan kalibrasinya, serta menjaga konsistensi mutu sesuai standar internasional. "Tentu kami mengapresiasi Laboratorium Kalibrasi LTUIl saat ini telah memiliki ruang lingkup pengukuran yang beragam mulai dari untuk kelompok timbangan analitik, instrumentasi analitik, suhu dan kelembapan serta volumetri," ujarnya.
Kepala Laboratorium Terpadu UII Rudy Syahputra menyatakan bidang kalibrasi yang tersedia di Lab Kalibrasi LTUIl merupakan kebutuhan umum di kalangan perguruan tinggi. Oleh karena itu, pihaknya menargetkan layanan ini
untuk mendukung laboratorium kampus lain di wilayah DIY dan secara luas di seluruh Indonesia.
"Keberadaan layanan kalibrasi sangat penting dalam menjamin hasil pengujian dan penelitian yang akurat. Kami berharap kontribusi LTUII ini bisa mendukung ekosistem riset yang lebih terpercaya dan akuntabel," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Big Bad Wolf Books kembali ke Jogja pada 3–13 September di JEC dengan jutaan buku dan target kenaikan pengunjung 5–7 persen.
DPRD Kota Jogja mendorong potensi kampung, UMKM, wisata, seni, dan ekonomi kreatif untuk memperkuat ekonomi serta kesejahteraan warga.
Saat memutuskan untuk membatalkan pengajuan pinjaman, penting untuk memahami prosedur yang berlaku dan menggunakan kontak layanan resmi
Kenaikan desil DTSEN tidak otomatis berarti warga makin sejahtera. BPS DIY menjelaskan desil ditentukan dari 41 variabel sosial ekonomi.
Yuki Tsunoda kembali tampil di F1 pada GP Belanda 2026 bersama Racing Bulls setelah Isack Hadjar absen akibat cedera pergelangan tangan.
KPK mengungkap dugaan suap ratusan juta rupiah untuk masuk Fakultas Kedokteran Unsoed. KPK juga mendalami dugaan praktik di fakultas lain.