Bayi Evakuasi di Sleman Alami Jaundice Kelainan Jantung dan Hernia
Tiga bayi hasil evakuasi di Pakem, Sleman, jalani perawatan intensif di RSUD Sleman akibat kelainan jantung, hernia, dan jaundice. Simak penjelasan medis lengka
Ilustrasi sampah organik - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman menyampaikan volume atau timbulan sampah plastik di Bumi Sembada tergolong tinggi, yakni 222 ton per hari. Saat ini Pemkab Sleman tengah membahas pembuatan aturan pembatasan tersebut.
BACA JUGA: 6.000 Ton Sampah di Sleman Telah Diangkut
Kepala DLH Sleman, Epiphana Kristiyani, mengaku timbulan sampah organik di Sleman memang lebih tinggi daripada anorganik. Tapi timbulan sampah anorganik tidak kalah tinggi. Perhitungannya, timbulan total sampah per hari sekitar 602 ton. Dari jumlah itu, sebesar 37% merupakan sampah plastik. DLH juga baru bisa mengolah 22% sampah dari total timbulan tersebut.
“Penggunaan plastik sekali pakai tinggi. Plastik itu tidak mudah terurai begitu saja, tapi pecah dan menjadi mikroplastik. Mikroplastik inilah yang ditemukan di dalam hewan laut, ikan begitu,” kata Epiphana ditemui di Gedung Serbaguna Sleman, Senin (30/6/2025).
Epiphana mengaku perlu kolaborasi lintas sektor untuk mengelola sampah. Sampah harus dikelola secara baik dan harus kurangi timbulannya. Pasalnya, sampah berpotensi memunculkan penyakit.
Kendala yang dihadapi DLH adalah bercampurnya sampah organik dan anorganik. Pengelolaan menjadi lebih susah. Sebab itu, DLH mengimbau agar warga memilah sampah sejak di tingkat rumah tangga.
Terkait insinerator, Epiphana menyatakan, mesin pembakar ini akan digunakan prioritas untuk sampah anorganik. Pemaksaan pengolahan sampah organik basah dengan insinerator akan menghasilkan gas rumah kaca. Pembakaran juga tidak sempurna.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, mengaku sudah ada Surat Edaran Bupati yang memuat arahan pembatasan penggunaan plasti sekali pakai. Realitanya, timbulan sampah plastik masih banyak.
“Di Lingkup Pemda juga sudah kami awali. Mengurangi bungkus makanan dan minuman yang menggunakan plastik,” kata Danang.
Danang juga menanggapi penggunaan plastik sekali pakai di toko-toko modern. Menurut dia, toko modern telah menyediakan tas belanja dan membatasi penggunaan plastik, namun konsumen masih meminta plastik belanja.
Kepala Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau DLH Sleman, Junaidi, telah menyampaikan bahwa DLH Sleman sedang mematangkan draft Peraturan Bupati (Perbup) tentang Pembatasan Penggunaan Kantong Plastik di Toko Modern. Perbup yang dirancang sejak 2020 tersebut akan menjadi salah satu cara untuk mengurangi sampah plastik dari hulu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tiga bayi hasil evakuasi di Pakem, Sleman, jalani perawatan intensif di RSUD Sleman akibat kelainan jantung, hernia, dan jaundice. Simak penjelasan medis lengka
Virgoun dan Lindi Fitriyana dikaruniai anak laki-laki bernama Perfexio Muthmain Virgoun pada 14 Mei 2026.
Wuling Binguo Pro tembus 30.000 pesanan sebelum resmi meluncur. Harga murah dan fast charging jadi daya tarik utama.
iPhone Fold disebut baru meluncur September 2026, sementara Huawei, Vivo, Oppo, dan Honor lebih dulu memanaskan pasar HP lipat layar lebar.
Arab Saudi melalui PIF resmi menjadi sponsor Piala Dunia 2026 dan memperkuat pengaruhnya di sepak bola global.
Kebiasaan langsung cek ponsel saat bangun tidur bisa menjadi tanda kecanduan digital yang berdampak pada kesehatan mental dan fokus.