Sampah Pangkasan Pohon Paling Banyak Diangkut TRC MAS JOS Jogja
Sampah pangkasan pohon mendominasi layanan TRC MAS JOS di Jogja dengan proporsi 63,3% dari sampah yang diangkut sepanjang 2026.
Seragam sekolah SD dan SMP - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP 2025 jalur domisili di Kota Jogja memasuki tahap verifikasi berkas. Pada hari pertama verifikasi berkas tersebut, SMPN 5 sudah kebanjiran ratusan pendaftar.
Sekretaris SPMB SMPN 5 Kota Jogja, Gomang Genurianto menjelaskan animo calon siswa yang mendaftar di SMPN 5 jalur domisili daerah cukup tinggi. Dia mencatat telah ada 161 orang pendaftar pada Senin (30/6/2025) pukul 11.45 WIB. Dari ratusan pendaftar tersebut, nilai calon siswa yang tertinggi mencapai 289,73.
“Animonya [calon siswa yang mendaftar cukup banyak. Alhamdulillah lancar semuanya, untuk [nilai Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah] pendaftar tertinggi dan terendah masih dinamis atau berubah-ubah,” ujarnya, Senin (30/6/2025).
Dia menyebut SMPN 5 ada tambahan kuota jalur domisili daerah mencapai 12 orang. Kuota tersebut merupakan sisa kuota dari jalur prestasi khusus yang tidak semuanya terisi. Dengan begitu maka kuota jalur domisili daerah di sekolah tersebut mencapai 140 orang.
BACA JUGA: Diduga Selingkuh, Dukuh di Ngawen Gunungkidul Dituntut Mundur
Meski begitu, jalur afirmasi KSJPS di SMPN 5 masih sepi pendaftar. Dari kuota yang ada 48 orang atau 15% dari total kuota, namun jumlah pendaftar baru mencapai 7 orang hingga Senin (30/6/2025) pukul 11.45 WIB.
Penanggung Jawab Informasi SPMB, Disdikpora Kota Jogja, AB Mukty mengaku saat ini calon siswa mulai melakukan verifikasi dan penyerahan berkas pendaftaran ke sekolah yang dipilih. Calon siswa juga dapat memilih dan mengubah pilihan sekolah hingga 3 Juli 2025 pukul 14.00 WIB.
Saat ini menurutnya, jalur SPMB jenjang SMP yang dibuka yaitu jalur domisili daerah, afirmasi KSJPS, dan prestasi umum. Ketiga jalur tersebut dapat memilih dan mengubah pilihan sekolah hingga 3 Juli 2025 pukul 14.00 WIB. Kemudian pengumuman dilakukan pada 4 Juli 2025.
Saat ini hanya sebagian orang tua yang masih kebingungan untuk mendaftarkan anaknya sehingga datang ke Posko SPMB Disdikpora Kota Jogja. Jumlah tersebut terbilang berbeda jauh dengan masa awal pendaftaran SPMB.
“Pelaksanaan [Posko SPMB] sepi, cuma satu atau dua [orang tua calon siswa] yang bingung untuk pengajuan akun, dan pemilihan jalur. Yang ramai di sekolah, mereka menerima pengajuan akun,” katanya.
Disdikpora Kota Jogja sejauh ini pelaksanaan SPMB SMP jalur afirmasi KSJPS tidak ada aduan sebagaimana terjadi di SPMB jenjang SMA/K di DIY. “Kami di sini mengecek datanya, asal datanya sudah ada, datanya dari Dinas Sosial [Dinsos Kota Jogja] tidak ada masalah. Tidak ada aduan dari orang tua murid,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sampah pangkasan pohon mendominasi layanan TRC MAS JOS di Jogja dengan proporsi 63,3% dari sampah yang diangkut sepanjang 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.
Hashim mundur dari WIFI. Pengamat menilai Internet Rakyat dan pemanfaatan spektrum 1,4 GHz tetap berjalan sesuai komitmen perusahaan.
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan UMKM secara merata hingga tingkat kampung melalui promosi, pemasaran, dan dukungan berkelanjutan.