BYD M6 DM Resmi Hadir Sore Ini, Mulai Rp100 Jutaan?
BYD M6 DM resmi meluncur di Indonesia sebagai MPV hybrid pertama BYD dengan klaim irit 65 km/liter dan jarak tempuh hingga 1.000 km.
Foto ilustrasi siswa sekolah. - Foto dibuat oleh AI Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) melalui Dinas Sosial DIY memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan pembekalan siswa Sekolah Rakyat (SR) jenjang SMA Tahun Ajaran 2025/2026.
Kegiatan pembekalan ini diselenggarakan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) pada Sabtu (28/6) di Aula Instalasi Rehabilitasi Sosial Napza, Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso Surakarta, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul.
BACA JUGA: Perekrutan Guru dan Tenaga Didik Sekolah Rakyat Harus Sesuai Domisili
Sebanyak 275 siswa dari seluruh kabupaten/kota se-DIY hadir bersama orang tua atau wali untuk mengikuti pembekalan. Mereka merupakan angkatan pertama dari program Sekolah Rakyat, sebuah model pendidikan alternatif berasrama yang disiapkan oleh negara bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu. Program ini dilengkapi dengan fasilitas belajar, tempat tinggal, konsumsi, perangkat teknologi, serta buku digital tanpa biaya tambahan.
“Sekolah Rakyat ini dibuat untuk menampung putra-putri panjenengan, tanpa biaya tambahan, agar lebih ringan dan bisa fokus belajar,” ujar Sekretaris Jenderal Kemensos RI, Robben Rico, dikutip dari laman Pemda DIY, Selasa (1/7/2025).
Ia menekankan Sekolah Rakyat bukan sekadar tempat belajar, melainkan bentuk nyata investasi negara dalam membangun sumber daya manusia unggul dengan pendekatan pendidikan karakter, penguasaan bahasa, sains, dan teknologi digital, sesuai arahan Presiden Republik Indonesia.
“Panjenengan semua akan mencatat sejarah. Putra-putri panjenengan menjadi generasi pertama Sekolah Rakyat. Kami siap mengawal pertumbuhan dan pendidikan mereka bersama-sama,” imbuhnya.
Kepala Dinas Sosial DIY, Endang Patmintarsih, menyampaikan Pemda DIY sangat mendukung penuh program ini. Menurutnya, pendidikan karakter adalah fondasi utama agar siswa tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga kuat dalam mental dan perilaku.
“Tujuan utama Sekolah Rakyat bukan hanya memberikan akses pendidikan, tetapi juga membentuk cara pandang, sikap hidup, dan perilaku yang positif. Harapannya, ini menjadi jalan nyata untuk memutus rantai kemiskinan,” terang Endang.
Endang juga menjelaskan pihaknya telah melakukan komunikasi intensif sebanyak empat kali dengan orang tua atau wali siswa sebagai bagian dari upaya membangun pemahaman dan semangat bersama. “Peran orang tua tetap penting, meskipun anak-anak akan tinggal di asrama,” tambahnya.
Pembekalan juga dihadiri oleh Direktur Jenderal Infrastruktur Komunikasi Digital Kemenkominfo, Wayan Toni Supriyanto. Ia menyampaikan komitmen dukungan terhadap ketersediaan infrastruktur digital di sekolah serta memberikan motivasi kepada peserta dan orang tua.
“Kami akan pastikan jaringan internet tersedia dan memadai, langsung dari ODP ke sekolah, dengan kecepatan hingga 100 Mbps agar proses belajar berjalan optimal,” jelas Wayan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain perwakilan Dinas Kesehatan DIY, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) DIY, Badan Pusat Statistik (BPS) DIY, Kepala Dinas Sosial kabupaten/kota se-DIY, Koordinator Wilayah dan Koordinator Kabupaten Program Keluarga Harapan (PKH), serta para pendamping sosial dari seluruh DIY.
Sekolah Rakyat DIY akan beroperasi di dua lokasi, yaitu Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Yogyakarta di Purwomartani, Kalasan, Sleman dan Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso Surakarta di Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul. Kedua lokasi dijadwalkan mulai aktif pada Tahun Ajaran 2025/2026. Saat ini, proses finalisasi fasilitas serta rekrutmen tenaga pendidik dan pengasuh masih berlangsung. Kepala sekolah telah ditetapkan, sementara seleksi untuk pengasuh, wali asrama, hingga tenaga administrasi sedang berjalan.
Dengan semangat gotong royong antara pemerintah pusat dan daerah, serta partisipasi aktif masyarakat, DIY siap mencetak sejarah bersama Sekolah Rakyat dalam mewujudkan pendidikan yang merata, inklusif, dan berdampak nyata bagi masa depan anak-anak DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BYD M6 DM resmi meluncur di Indonesia sebagai MPV hybrid pertama BYD dengan klaim irit 65 km/liter dan jarak tempuh hingga 1.000 km.
Juventus terancam gagal lolos ke Liga Champions usai kalah 0-2 dari Fiorentina dan turun ke posisi keenam klasemen Serie A.
Apple dikabarkan akan mengubah Siri menjadi AI percakapan setara ChatGPT dan Gemini melalui pembaruan iOS 27 pada akhir 2026.
Libur panjang Mei 2026 membawa 35 ribu wisatawan ke Bantul dengan PAD wisata mencapai Rp506 juta, didominasi Pantai Parangtritis.
Tiket konser The Weeknd di Jakarta pada September 2026 resmi sold out dalam kurang dari tiga jam usai diserbu puluhan ribu penggemar.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat