Dipanggil Timnas Tajikistan, Bek PSIM Jogja Incar Performa Terbaik
Pemain PSIM Jogja Rahmatsho Rahmatzoda kembali dipanggil Timnas Tajikistan untuk laga melawan India dan persiapan menuju Piala Asia 2027.
Rumah tak layak huni / Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Daerah (Pemda) DIY menargetkan penanganan 438 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada tahun 2026. Langkah ini merupakan bentuk komitmen daerah dalam mendukung program nasional "3 Juta Rumah" yang digagas pemerintah pusat.
Jumlah tersebut merupakan sasaran sesuai kewenangan provinsi yang akan dilaksanakan di lima kabupaten/kota se-DIY. Penanganan ini didukung penuh oleh pendanaan dari APBD serta Dana Keistimewaan (Danais). Angka penanganan tahun ini tercatat meningkat signifikan dibandingkan realisasi tahun sebelumnya.
“Dalam rangka mendukung program 3 juta rumah dari pemerintah pusat, Pemda DIY pada 2026 akan melaksanakan penanganan RTLH sesuai kewenangan provinsi di kabupaten dan kota,” kata Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman DPUPESDM DIY, Kwaryantini Ampeyanti Putri (Ian), Rabu (14/1/2026).
Ian menjelaskan bahwa dari total 438 unit RTLH tersebut, pembiayaannya terbagi dalam beberapa skema. Sebanyak 97 unit bersumber dari APBD, 335 unit melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Dana Keistimewaan, serta enam unit merupakan RTLH integrasi Dana Keistimewaan.
Untuk menyukseskan program ini, Pemda DIY telah menyiapkan alokasi anggaran yang cukup besar. “Anggaran yang disiapkan sekitar Rp24 miliar dan Rp64 miliar, yang terdiri dari kombinasi APBD murni dan Dana Keistimewaan,” jelas Ian.
Penanganan RTLH kewenangan provinsi ini tersebar merata di seluruh wilayah DIY dengan rincian sebagai berikut:
Sebagai perbandingan, pada tahun sebelumnya total RTLH yang berhasil direalisasikan adalah sebanyak 290 unit, termasuk tiga unit yang bersumber dari bantuan tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR).
Pihaknya berharap peningkatan volume penanganan pada 2026 ini dapat berkontribusi langsung terhadap pengurangan angka kekurangan kebutuhan rumah (backlog) di Yogyakarta. Selain itu, program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup dan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di wilayah DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemain PSIM Jogja Rahmatsho Rahmatzoda kembali dipanggil Timnas Tajikistan untuk laga melawan India dan persiapan menuju Piala Asia 2027.
Shin Tae-yong hadir di GBK saat Timnas Indonesia vs Mozambik, sorot perhatian publik dan kenang kiprahnya bersama Garuda.
Survei DEN mengungkap program MBG berdampak besar pada UMKM, serap tenaga kerja lokal dan ciptakan ekosistem ekonomi baru.
Humas Pemda DIY mendominasi penerimaan Government Social Media (GSM) Award 2026 dengan menyapu bersih seluruh kategori penghargaan tingkat pemerintah provinsi.
Baznas Kulonprogo telah membedah 30 RTLH hingga Juni 2026 dan menargetkan 60 rumah layak huni hingga akhir tahun.
Timnas Indonesia unggul 1-0 atas Mozambik di babak pertama laga FIFA lewat gol Ole Romeny setelah dominasi sejak awal laga.