Pengadaan Seragam Dinas Senilai Rp3,7 Miliar di Gunungkidul Dibatalkan
Pemkab Gunungkidul batalkan pengadaan seragam Rp3,7 miliar karena efisiensi dan dialihkan ke program prioritas daerah.
Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pengendara Honda Mobilio AD 1729 YY dengan Toyota Fortuner AE 1002 ZZH terjadi di ruas jalan nasional di Padukuhan Munggi Pasar, Semanu, Kapanewon Semanu, Rabu (2/7/2025) sekitar pukul 00.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun sopir dan seluruh penumpang dalam mobil yang terlibat kecelakaan sempat dibawa ke rumah sakit.
Kepala Unit Penegakkan Hukum (Gakkum), Satlantas Polres Gunungkidul, Ipda Nur Ikhwan mengatakan, peritiwa kecelakaan ini bermula saat Toyota Fortuner yang dikendarai Atmojo Sarwo Nugroho asal Pacitan, Jawa Timur melaju dari arah timur menuju Wonosari. Sesampainya di perempatan Pasar Munggi, dari arah utara melaju Honda Mobilio yang dikendarai Viping Fatmawati asal Sragen, Jawa Tengah dengan tujuan ke selatan sehingga menyeberangi ruas jalan nasional III.
Dikarenakan jarak yang terlalu dekat, kedua pengendara tidak bisa mengendalikan laju kendaraan sehingga saling bertabrakan. Akibat kecelakaan ini, kedua mobil mengalami kerusakan dan sudah diamankan di Mapolres Gunungkidul untuk barang bukti penanganan kasus.
“Kami sudah mendatangi lokasi kejadian untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Nur, Rabu pagi.
Selain kedua mobil rusak, sopir dan penumpang juga sempat dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan. Dijelaskannya, didalam mobil Honda Mobilo terdapat enam penumpang.
Adapun kondisinya, sopir mengalami luka di dada dan tangan kiri lecet sehingga dilarikan ke RSUD Wonosari. Sedangkan, enam penumpang didalamnya juga mengalami luka ringan dan sempat dibawa ke sejumlah rumah sakit terdekat dari lokasi kejadian.
“Kondisinya sadar semua, tapi memang ada luka ringan sehingga butuh pemeriksaan lanjutan untuk memastikan tidak ada masalah,” katanya.
Untuk pengendara Toyota Fortuner, selain sopir juga ada satu penumpang didalamnya. Kondisi sopir dalam keadaan sadar dan sempat dibawa ke Rumah Sakit Panti Rahayu untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Kondisi penumpangnya atas nama Aditya juga mengalami luka lecet dan juga sempat dirawat di Panti Rahayu,” katanya.
Kasihumas Polres Gunungkidul, AKP Suranto mengimbau kepada Masyarakat untuk berkendara dengan hati-hati dan terus mematuhi peraturan berlalulintas. Kehati-hatian dibutuhkan untuk mengurangi terjadinya kecelakaan di jalan raya.
“Ini berlaku untuk semua pengendara, baik roda dua maupun roda empat. Tidak boleh ngebut dan harus pakai alat pelindung, helm bagi pengendara motor dan sabuk pengaman bagi yang naik mobil,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul batalkan pengadaan seragam Rp3,7 miliar karena efisiensi dan dialihkan ke program prioritas daerah.
Pajak nol persen impor suku cadang pesawat memasuki tahap harmonisasi. Kemenhub berharap kebijakan segera berlaku untuk menekan biaya maskapai.
Pasutri asal Candimulyo meraih dua penghargaan pada Bupati Award 2026 Kabupaten Magelang berkat inovasi gula semut dan pertanian modern.
PT Importa Jaya Abadi (Importa) meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas pencapaian penjualan 1 juta unit lemari pakaian besi
Kasus Ebola di Kongo meningkat. Dosen UMY mengingatkan Indonesia memperkuat kewaspadaan, deteksi dini, dan sistem kesehatan menghadapi ancaman penyakit menular.
Kemhan mengevaluasi total Latsarmil SPPI 2026 usai lima peserta meninggal, mencakup seleksi kesehatan, latihan fisik, dan metode pembelajaran.