DPRD DIY Ungkap Masalah Serius Sektor Pertanian, Ini Penjelasannya
DPRD DIY ungkap irigasi rusak, petani kesulitan air, hingga alih fungsi lahan yang ancam ketahanan pangan.
Rapat Paripurna DPRD DIY. Ist - Dok. DPRD DIY
Harianjogja.com, JOGJA—Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY memberikan apresiasi atas capaian kinerja Pemerintah Daerah DIY dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024. Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD DIY Imam Taufik dalam Rapat Paripurna yang digelar Selasa (2/7/2025), saat membacakan laporan Badan Anggaran.
Menurut Imam, realisasi belanja seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di DIY telah berada di atas 80 persen, menunjukkan pelaksanaan program berjalan cukup baik. Selain itu, DPRD juga mencatat adanya pelampauan target pendapatan asli daerah (PAD) yang patut diapresiasi.
"Realisasi pendapatan mencapai Rp6,02 triliun dari target Rp5,91 triliun, atau sebesar 101,93 persen. Ini mencerminkan kinerja positif dalam pengelolaan sumber pendapatan daerah," ujarnya.
Badan Anggaran mendorong Pemda DIY untuk terus meningkatkan PAD di masa mendatang dengan menggali potensi sektor-sektor baru, termasuk melalui optimalisasi dan revitalisasi aset milik daerah.
Selain itu, DPRD juga meminta Pemda segera menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas kasus Badan Usaha Kredit Pedesaan (BUKP), dengan menetapkan porsi anggaran yang memadai untuk pelaksanaan tindak lanjut tersebut.
Secara keseluruhan, anggaran belanja setelah perubahan tercatat sebesar Rp6 triliun dengan realisasi Rp5,68 triliun atau 94,65 persen. Sedangkan realisasi pembiayaan mencapai 100,88 persen, yakni sebesar Rp295,62 miliar dari anggaran Rp293,03 miliar.
Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X yang mewakili Gubernur DIY dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan APBD 2024.
"Alhamdulillah semua dapat terlaksana dengan baik dan lancar, sehingga Pemda DIY dapat meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK untuk ke-15 kalinya," ujarnya.
Ia menegaskan, berbagai catatan, rekomendasi dan evaluasi yang disampaikan dalam pembahasan komisi maupun Badan Anggaran akan ditindaklanjuti dalam penyusunan APBD berikutnya. "Kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah ke depan," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD DIY ungkap irigasi rusak, petani kesulitan air, hingga alih fungsi lahan yang ancam ketahanan pangan.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.