Besok Pilihan Lurah Serentak Digelar di 31 Kalurahan Gunungkidul, Ini Daftarnya
Pemilihan lurah serentak Gunungkidul digelar Sabtu (26/9/2026) di 31 kalurahan yang tersebar di 16 kapanewon. Simak daftar lokasinya.
Foto ilustrasi Koperasi Merah Putih. - Foto dibuat oleh AI/ChatGPT
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Perindustrian Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Gunungkidul memastikan seluruh koperasi merah putih di setiap kalurahan telah memiliki badan hukum. Hanya saja, untuk pengoperasian masih menunggu launching di tingkat nasional.
BACA JUGA: Koperasi Merah Putih Sudah Terbentuk di Semua Kalurahan di Gunungkidul
Kepala Dinas Perindustrian Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Gunungkidul, Supartono mengatakan, 144 kalurahan di Gunungkidul sudah membentuk koperasi merah putih. Hal ini ditandai dengan adanya musyawarah kalurahan khusus untuk pembentukan.
Tindaklanjut dari pembentukan juga sudah dilakukan mengurus badan hukum sesuai dengan ketentuan dari Pemerintah Pusat. Yakni, proses pendirian koperasi merah putih sudah memiliki akta dari notaris.
“Semua sudah berbadan hukum karena sudah mengantongi akta dari notaris,” kata Supartono saat dihubungi, Kamis (3/7/2025).
Meski demikian, ia mengakui, perkembangan dari pembentukan berhenti pada penerbitan badan hukum koperasi. Adapun operasional, Supartono, belum ada satu pun yang menjalankan unit usaha yang direncanakan.
Menurut dia, ada beberapa faktor yang membuat proses pembentukan koperasi merah putih terkesan mandek. Pertama, program ini belum dilaunching secara resmi oleh Pemerintah Pusat karena baru dilaksanakan pada 19 Juli 2025.
“Rencananya dilaunching langsung oleh Presiden,” katanya.
Di sisi lain, saat sekarang ada sejumlah kalurahan masih melakukan pemetaan terhadap potensi unit usaha akan dijalankan. Beberapa kalurahan yang memetakan potensi di antaranya Kalurahan Watusigar, Ngawen; Pucung di Kapanewon Girsubo; Baleharjo di Kapanewon Wonosari.
“Jadi belum ada yang beroperasi,” katanya.
Lurah Girimulyo, Panggang, Sunu Raharjo mengatakan, musyawarah kalurahan khusus untuk pembentukan koperasi merah putih sudah dilaksanakan di akhir Mei. Namun hingga sekarang belum ada tindaklanjut untuk pengoperasian.
Rencananya koperasi ini akan menaungi kegiatan seperti perdagangan eceran makanan dan minuman atau opsi mendirikan apotek desa. “Masih terus dikaji,” katanya.
Disinggung mengenai permodalan, Sunu mengaku masih belum tahu menahu. Pasalnya, modal awal dalam pendirian koperasi merah putih di Kalurahan Girimulyo, baru sebatas iurang pokok dari masing-masing anggota sebesar Rp50.000 dan iuran bulan Rp5.000.
“Untuk yang lain belum ada. Sebab, kami masih menunggu petunjuk dari Pemerintah Pusat. Infonya akan ada bantuan modal, tapi hingga sekarang belum pasti,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemilihan lurah serentak Gunungkidul digelar Sabtu (26/9/2026) di 31 kalurahan yang tersebar di 16 kapanewon. Simak daftar lokasinya.
HP RAM 8 GB hingga 12 GB makin terjangkau pada 2026. Simak daftar harga dan pilihan terbaik sesuai kebutuhan dan anggaran.
Smartphone brain bukan istilah medis resmi. Dokter menjelaskan kaitannya dengan fokus, tidur, dan sakit kepala.
Apple menghadapi ganti rugi US$5,7 miliar atau sekitar Rp102,6 triliun setelah juri AS menyatakan Taptic Engine melanggar dua paten.
Bau bensin masuk kabin mobil jangan diabaikan. Kenali 10 penyebabnya, dari tutup tangki hingga kebocoran fuel pump.
Riset McKinsey memproyeksikan 41 juta permintaan pekerjaan hingga 2035, meski otomatisasi dapat menekan 36 juta posisi di AS.