Laba Anjlok 90 Persen, Subaru Hentikan Proyek EV Internal
Subaru membatalkan mobil listrik internal setelah laba operasional anjlok 90 persen akibat tekanan tarif impor Amerika Serikat.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo. ANTARA/Luqman Hakim
Harianjogja.com, JOGJA—Menghadapi lonjakan volume sampah selama masa libur sekolah, Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, mengajak seluruh warga untuk bergotong royong dalam menangani persoalan sampah di wilayah Kota Jogja.
Ia juga memastikan Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah menyiagakan armada dan personel tambahan demi menjaga kebersihan kota.
BACA JUGA: Buaya Muara di Kali Progo Akhirnya Ditangkap
“Biasanya volume sampah harian sekitar 260 ton, tetapi saat liburan bisa meningkat dua kali lipat,” jelas Hasto, dikutip dari laman Pemkot Jogja, Kamis (3/7/2025).
Dalam upaya antisipasi, sopir truk sampah disiagakan lebih awal, dimulai sejak pukul 05.00 pagi, sementara jumlah petugas kebersihan atau pasukan oranye dan kuning juga ditambah. Pemkot juga menjadwalkan kegiatan bersih-bersih di Sungai Code pada 6 Juli mendatang, dengan melibatkan anak-anak muda setempat.
“Walaupun kemacetan terjadi di berbagai titik, namun kami tetap senang karena banyaknya wisatawan yang datang. Hotel-hotel penuh, kota menjadi produktif, ini harapan warga. Tapi sampah tetap harus kita tangani bersama,” tambahnya.
Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan DLH Kota Jogja, Ahmad Haryoko, membenarkan bahwa volume sampah meningkat signifikan selama musim liburan. Rata-rata 280 hingga 300 ton sampah per hari diangkut ke tempat pengolahan. Namun, pihaknya memastikan bahwa peningkatan ini masih bisa ditangani berkat kesiapan armada dan personel.
“DLH memiliki 42 armada pengangkut sampah, ditambah dengan pasukan kuning sebanyak 170 orang dan petugas pengangkutan 190 orang. Selain itu, ada 1.235 penggerobak yang terdaftar sampai saat ini,” jelas Haryoko.
Ia menambahkan, Dinas Kebudayaan memiliki 2 armada untuk pengelolaan sampah di Malioboro dan Dinas Perdagangan memiliki 7 armada pengangkutan sampah untuk pengangkutan sampah di pasar-pasar Kota Jogja dan semua memiliki peran masing-masing.
Tambahnya, Pemkot Jogja juga terus mendorong edukasi dan sosialisasi terkait pengelolaan sampah kepada masyarakat dan pelaku wisata. Upaya ini dilakukan agar kesadaran masyarakat meningkat dan komitmen untuk memilah sampah bisa dijalankan secara konsisten.
“Kami mengapresiasi wisatawan yang tetap datang ke Jogja. Imbauan juga sudah disampaikan kepada pengelola tempat wisata dan biro perjalanan agar turut memilah sampah. Hotel dan tempat penginapan telah diajak bekerja sama untuk mendukung upaya ini, termasuk dengan memanfaatkan bank sampah di wilayah masing-masing,” ungkapnya.
Ia berharap, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha, pengelolaan sampah selama musim liburan tetap berjalan optimal tanpa mengganggu kenyamanan warga maupun wisatawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Subaru membatalkan mobil listrik internal setelah laba operasional anjlok 90 persen akibat tekanan tarif impor Amerika Serikat.
Aktivis Global Sumud Flotilla mengaku mengalami sengatan listrik dan kekerasan fisik saat ditahan Israel usai misi kemanusiaan menuju Gaza.
Tingkat pengangguran DIY turun menjadi 3,05% pada Februari 2026. Pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif jadi penyerap tenaga kerja utama.
Harga cabai rawit merah nasional mencapai Rp57.650 per kg menurut data PIHPS Kamis pagi. Telur ayam ras dijual Rp32.500 per kg.
Revisi UU HAM disiapkan untuk melindungi aktivis dan pembela HAM dari kriminalisasi serta memperkuat hak digital dan lingkungan hidup.
Rupiah menguat ke Rp17.653 per dolar AS di tengah penguatan dolar global dan sentimen suku bunga The Fed serta konflik Timur Tengah.