Pasang Reklame Ilegal di Bantul Kini Terancam Denda
Satpol PP Bantul kini menindak pelanggar reklame ilegal melalui sidang justisi dan denda untuk meningkatkan kepatuhan terhadap aturan.
Foto ilustrasi Koperasi Desa Merah Putih. - Foto dibuat oleh Artificial Intelligence ChatGPT
Harianjogja.com, BANTUL—Pengurus atau seluruh Sumber Daya Manusia (SDM) di 75 Koperasi Merah Putih wilayah Bantul sedang menjalani pelatihan.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda bantul, Fenty Yusdayati, mengatakan bahwa semua SDM itu mendapatkan pelatihan di bagian manajemen.
"Ke 75 [Koperasi Merah Putih] itu sudah ada akte resminya, sekarang kita sedang memberikan pelatihan-pelatihan kepada SDM-nya, seperti memberi pemahaman apa itu koperasi dan juga manajemen gerai," katanya ketika ditemui pada Jumat (4/7/2025).
BACA JUGA: Pemkab Bantul Gelontorkan Rp1 Miliar untuk Perkuat Koperasi Desa Merah Putih
"Kemudian untuk pengenalan digitalilasi, kita sudah kerjasama dengan Amikom. Sementara untuk digitalisasinya kita mengenalkan proses transparasi dalam keuangan, dan juga entry data serta poin digital ketika membeli sesuatu di Kopdes itu," lanjutnya.
Fenti juga mengatakan bahwa Koperasi Merah Putih di Bantul sudah memiliki akte resmi sejak 12 Juni 2025 lalu.
"Jumlah 75 itu sudah sejak 12 Juni lalu, awalnya ditarget 30 Juni tapi selesai sebelum tanggal itu. Dengan koperasi itu kita berharap bisa memutus rantai rentenir, koperasi ini memang dibentuk untuk mencukupi kebutuhan dasar hidup," ucapnya.
Seebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bantul menggelontorkan anggaran Rp1 miliar untuk mendukung operasional Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang kini telah terbentuk di seluruh 75 kalurahan. Dana tersebut diharapkan dapat memperkuat koperasi sebagai fondasi ekonomi desa.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengatakan, koperasi desa bukan sekadar formalitas kelembagaan, tetapi harus menjadi penggerak utama kesejahteraan masyarakat. “Seluruh Kalurahan di Bantul ada 75 dan semuanya sudah terbentuk Koperasi Desa Merah Putih,” ujarnya, Kamis (3/7/2025).
Untuk mendukung keberlanjutan koperasi, Pemkab tak hanya menyalurkan pendanaan, tetapi juga menggelar berbagai pelatihan. Program yang disiapkan meliputi manajemen ritel bisnis, koperasi simpan pinjam, manajemen klinik dan apotek, manajemen logistik, serta pelatihan dasar perkoperasian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satpol PP Bantul kini menindak pelanggar reklame ilegal melalui sidang justisi dan denda untuk meningkatkan kepatuhan terhadap aturan.
Pembenahan tata kelola MBG diyakini menurunkan kebutuhan anggaran program seiring digitalisasi, validasi data, dan evaluasi manfaat ekonomi.
Presiden Prabowo menggelar ratas membahas program strategis perguruan tinggi. Pemerintah juga menegaskan URI tidak membawahi seluruh kampus.
Indomaret Peduli Berbagi bersama Pemerintah Kabupaten Wonosobo menyelenggarakan Lomba Menggambar dan Mewarnai pada Senin (27/7/2026)
Polisi menetapkan lima tersangka pengeroyokan terduga pencuri ayam di Tabanan, Bali. Penyidikan masih berlanjut dan berpotensi menetapkan tersangka baru.
Kelurahan Tegalrejo menggelar Tedhak Siten untuk melestarikan budaya Jawa dan mengenalkan nilai luhur kepada generasi muda.