Polisi Ungkap Penganiayaan Remaja di Bantul dari Hasil Rekonstruksi
Polres Bantul gelar rekonstruksi kasus tewasnya remaja 16 tahun. Terungkap 40 adegan kekerasan yang dilakukan para tersangka.
Foto ilustrasi Koperasi Desa Merah Putih. - Foto dibuat oleh Artificial Intelligence ChatGPT
Harianjogja.com, BANTUL—Pengurus atau seluruh Sumber Daya Manusia (SDM) di 75 Koperasi Merah Putih wilayah Bantul sedang menjalani pelatihan.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda bantul, Fenty Yusdayati, mengatakan bahwa semua SDM itu mendapatkan pelatihan di bagian manajemen.
"Ke 75 [Koperasi Merah Putih] itu sudah ada akte resminya, sekarang kita sedang memberikan pelatihan-pelatihan kepada SDM-nya, seperti memberi pemahaman apa itu koperasi dan juga manajemen gerai," katanya ketika ditemui pada Jumat (4/7/2025).
BACA JUGA: Pemkab Bantul Gelontorkan Rp1 Miliar untuk Perkuat Koperasi Desa Merah Putih
"Kemudian untuk pengenalan digitalilasi, kita sudah kerjasama dengan Amikom. Sementara untuk digitalisasinya kita mengenalkan proses transparasi dalam keuangan, dan juga entry data serta poin digital ketika membeli sesuatu di Kopdes itu," lanjutnya.
Fenti juga mengatakan bahwa Koperasi Merah Putih di Bantul sudah memiliki akte resmi sejak 12 Juni 2025 lalu.
"Jumlah 75 itu sudah sejak 12 Juni lalu, awalnya ditarget 30 Juni tapi selesai sebelum tanggal itu. Dengan koperasi itu kita berharap bisa memutus rantai rentenir, koperasi ini memang dibentuk untuk mencukupi kebutuhan dasar hidup," ucapnya.
Seebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bantul menggelontorkan anggaran Rp1 miliar untuk mendukung operasional Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang kini telah terbentuk di seluruh 75 kalurahan. Dana tersebut diharapkan dapat memperkuat koperasi sebagai fondasi ekonomi desa.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengatakan, koperasi desa bukan sekadar formalitas kelembagaan, tetapi harus menjadi penggerak utama kesejahteraan masyarakat. “Seluruh Kalurahan di Bantul ada 75 dan semuanya sudah terbentuk Koperasi Desa Merah Putih,” ujarnya, Kamis (3/7/2025).
Untuk mendukung keberlanjutan koperasi, Pemkab tak hanya menyalurkan pendanaan, tetapi juga menggelar berbagai pelatihan. Program yang disiapkan meliputi manajemen ritel bisnis, koperasi simpan pinjam, manajemen klinik dan apotek, manajemen logistik, serta pelatihan dasar perkoperasian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Bantul gelar rekonstruksi kasus tewasnya remaja 16 tahun. Terungkap 40 adegan kekerasan yang dilakukan para tersangka.
Lima WNI dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dilaporkan ditahan Israel di perairan Siprus.
Jemaah haji asal Solo menjalani amputasi jempol kaki di Makkah akibat komplikasi diabetes saat ibadah haji 2026.
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Sri Wagiyati, pedagang asongan stadion di Jogja, menemukan keluarga baru lewat kedekatannya dengan suporter BCS, Brajamusti, dan Slemania.