Abrasi Putus Jalan Pantai Cangkring-Tanggultirto Bantul, Warga Terpaksa Memutar
Jalan alternatif Pantai Cangkring-Tanggultirto Bantul putus akibat abrasi sejak awal September. Warga kini harus memutar lewat JJLS.
Ilustrasi leptospirosis,/JIBI
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul mencatat sebanyak 160 kasus leptospirosis terjadi hingga Juli 2025 di wilayahnya. Meski jumlah kasus tergolong tinggi, tapi tidak ada laporan kematian akibat penyakit yang ditularkan melalui air seni tikus tersebut.
Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinkes Bantul, Samsu Aryanto mengatakan bahwa dibandingkan tahun lalu, jumlah kasus di 2025 memang mengalami kenaikan yang cukup signifikan.
“Pada 2023 terdapat 147 kasus, sementara di 2024 hanya ada 56 kasus. Namun, untuk 2025 sampai Juli ini sudah tercatat 160 kasus, meskipun semuanya tertangani tanpa ada korban jiwa,” ujarnya, Jumat (5/7/2025).
BACA JUGA: Mas-mas Pelayaran Sempat Sembunyi di Mapolsek Godean Saat Digeruduk Driver Ojol
Samsu menyebutkan, lonjakan kasus tahun ini menjadi pengingat pentingnya upaya pencegahan yang konsisten. Dinkes Bantul terus menggencarkan berbagai langkah pencegahan untuk menekan penyebaran leptospirosis.
“Fokus kami antara lain meningkatkan kesadaran masyarakat dalam perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta mendorong masyarakat mengenali gejala leptospirosis sejak dini agar segera mendapat penanganan medis,” jelasnya.
Selain itu, masyarakat juga diimbau menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah berkembangnya populasi tikus yang menjadi vektor utama penyakit ini.
“Kami juga terus melakukan sosialisasi dan edukasi secara masif kepada warga, terutama di wilayah-wilayah dengan kasus tinggi,” katanya.
Leptospirosis adalah penyakit bakteri yang bisa menyebar melalui air atau tanah yang terkontaminasi urine hewan, terutama tikus. Gejalanya bisa berupa demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot, hingga muntah, dan dapat berkembang menjadi komplikasi serius bila tidak ditangani.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jalan alternatif Pantai Cangkring-Tanggultirto Bantul putus akibat abrasi sejak awal September. Warga kini harus memutar lewat JJLS.
Ratusan peserta membersihkan Pantai Baru Bantul. Gerindra mendorong kebersihan menjadi budaya untuk mendukung pariwisata dan ekonomi hijau.
Asah Kreativitas Anak Sejak Dini, Alfamart dan Johnson’s Gelar Lomba Mewarnai di Graha Bung Karno Klaten
Polres Wonosobo menggelar patroli skala besar pada malam libur untuk mengantisipasi balap liar dan berbagai potensi gangguan kamtibmas.
Penempatan manajer KopDes Merah Putih mempertimbangkan kesiapan titik, kuota, kapasitas wilayah, domisili, dan kebutuhan nasional.
Pengusaha Indonesia memiliki waktu sekitar 3 bulan menyiapkan standar Eropa sebelum IEU-CEPA ditargetkan berlaku awal 2027.