Update Kasus Daycare Jogja, Puluhan Anak Alami Gangguan Tumbuh Kembang
Dinkes Jogja temukan 30 anak daycare alami gangguan gizi dan tumbuh kembang. Penanganan terapi dan pemulihan sedang dilakukan.
Tangkapan layar serpihan kaca akibat pelemparan kaca jendela KA Sancaka mengenai penumpang. /TikTok.
Harianjogja.com, JOGJA—Media sosial dihebohkan dengan aksi pelemparan terhadap gerbong kereta api (KA) Sancaka hingga kaca jendela pecah mengenai penumpang. Hingga saat ini pelaku pelemparan belum tertangkap.
Dalam video yang beredar di lini masa, penumpang KA Sancana tersebut duduk di Gerbong 2 Eksekutif Nomor 4C 4D. Terekam kamera detik-detik penumpang tersebut sedang membaca buku, namun tiba2 kaca jendela pecah dan serpihannya mengenai wajah penumpang.
Pelemparan batu di Kereta Api (KA) 88F Sancaka relasi Jogja-Surabaya Gubeng yang dilempar baru saat melintas diantara Stasiun Klaten dan Stasiun Srowot pada Minggu (6/7/2025).
BACA JUGA: Fantastis! Polisi Minta Tambah Anggaran Rp63,7 Triliun untuk 2026
Manager Humas KAI Daop 6 Jogja, Feni Novida Saragih menyampaikan pihaknya masih mencari pelaku pelemparan batu tersebut.
"Kami sudah melakukan koordinasi dengan Polres Klaten, penelusuran, penyelidikan dan koordinasi dengan warga sekitar untuk menelusuri pelaku," katanya pada Selasa (8/7/2025).
Atas tindakan tersebut, pelaku bisa diancam dengan Pasal 194 ayat 1 KUHP yang menyatakan barangsiapa dengan sengaja menimbulkan bahaya bagi lalu lintas umum, yang digerakkan oleh tenaga uap atau kekuatan mesin lain di jalan kereta api atau teem, diancam dengan pidana penjara paling lama 15 tahun.
Dua orang korban yang merupakan warga Surabaya telah dilarikan ke RS Triharsi. Kemudian korban pun telah menjalani perawatan lanjutan di RS wilayah Surabaya.
"[Korban] Ada luka-luka di bagian wajah karena terkena serpihan kaca kereta dan sudah dilakukan rawat jalan, keadaannya sudah membaik," katanya.
Saat ini gerbong kereta tersebut pun masih dilakukan perawatan. Pihaknya pun masih mendalami kualitas material kaca jendela kereta api tersebut apakah sesuai standar. Untuk mengantisipasi kejadian serupa pihaknya melakukan patroli di jalur rawan, dan menambah CCTV untuk melakukan pemantauan di jalur rawa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Jogja temukan 30 anak daycare alami gangguan gizi dan tumbuh kembang. Penanganan terapi dan pemulihan sedang dilakukan.
Daftar lengkap lokasi pemadaman listrik sementara di Yogyakarta, Sleman, Sedayu, dan Gunungkidul pada Rabu, 13 Mei 2026. Cek jadwal pemeliharaan jaringan PLN di
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya Rabu 13 Mei 2026 berdasarkan data resmi KAI Access.
Update prakiraan cuaca Jogja dan sekitarnya untuk Rabu, 13 Mei 2026. Cek daftar wilayah yang berpotensi hujan ringan serta pantauan suhu udara di seluruh DIY.
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.