Kuota Transmigrasi Belum Jelas, Gunungkidul Masih Menunggu Pusat
Pemkab Gunungkidul masih menunggu kepastian kuota transmigrasi 2026 dari pemerintah pusat untuk 15 keluarga calon transmigran.
Kegiatan Jumat bersih yang berlangsung di kawasan Terminal Dhaksinarga di Kalurahan Selang, Wonosari, Jumat (11/7/2025) ist/pemkabgk
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Program Jumat Bersih di Gunungkidul terus digalakkan. Kali ini, kegiatan bersih-bersih difokuskan di dua terminal besar di Bumi Handayani.
Pertama, berlangsung di Terminal Tipe A Dhaksinarga di Kalurahan Selang, Wonosari. Adapun lokasi kedua berada di Terminal Tipe C Semin di Kapanewon Semin.
“Gerakan Jumat bersih untuk Gunungkidul bebas sampah akan terus kami giatkan,” kata Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, Jumat (11/7/2025).
BACA JUGA: Jaga Stabilitas Harga, Operasi Pasar Digelar di Pasar Argosari Wonosari Gunungkidul
Ia beharap kegiatan bersih-bersih ini tidak hanya menjadi seremonial semata. Pasalnya, program harus terus dijalankan sebagai upaya menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan.
“Budaya bersih-bersih harus jadi kebiasaan dan dilaksanakan secara berkelanjutan, tidak hanya di rumah, tapi juga berlangsung di tempat-tempat umum,” ungkapnya.
Mbak Endah menambahkan, pelaksanaan Jumat Bersih di Terminal Dhaksinarga dan Terminal Semin juga memiliki tujuan lain. Yakni, untuk menyemarakan geliat aktivitas di terminal agar lebih ramai.
“Terminal ini bisa menjadi wadah komunitas pedagang dan pelaku usaha lokal untuk menampilkan dan menjual produknya. Jadi, kami minta dinas perhubungan dan dinas perdagangan untuk bisa saling berkolaborasi,” katanya.
Kepala Dinas Perhubungan Gunungkidul, Irawan Jatmiko mengatakan, sesuai kewenangan, pemkab diperbolehkan mengelola terminal dengan tipe C seperti Terminal Semin. Adapun untuk Terminal Dhaksinarga bukan kewenangan pemkab karena statusnya Tipe A sehingga pengeloalan langsung oleh Pemerintah Pusat.
Menurut dia, untuk Terminal Semin memiliki prospek yang bagus karena geliatnya masih terasa hingga saat ini. Irawan mencatat dalam sehari ada 25 bus antar kota dan empat bus antar daerah yang beroperasi keluar masuk terminal.
“Kami akan terus berupaya menghidupkan geliat di Terminal Semin. Kegiatan bersih-bersih dilakukan juga untuk memberikan rasa nyaman kepada pengunjung yang datang,” katanya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul, Hary Sukmono mengatakan, Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntarinignsih sudah mencanangkan kegiatan Jumat Bersih Bebas Sampah sebagai realisasi dari program alam Lestari, sesuai dengan visi misi yang dimiliki. Kegiatan ini akan terus diperluas sasarannya karena tidak hanya di sungai, tapi juga menyasar ke fasilitas umum seperti pasar, terminal hingga ke destinasi wisata.
“Mudah-mudahan dengan program ini, Masyarakat bisa tergerak dan ikut berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan di sekitarnya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul masih menunggu kepastian kuota transmigrasi 2026 dari pemerintah pusat untuk 15 keluarga calon transmigran.
Maroko mengalahkan Kanada 3-0 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Azzedine Ounahi mencetak dua gol untuk membawa Singa Atlas ke perempat final.
Prakiraan cuaca DIY 5 Juli 2026 didominasi cerah. Kulon Progo berawan, suhu 20-30 derajat Celsius dengan kelembapan hingga 99 persen.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Juli 2026 resmi dirilis. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
KWT Sleman dilatih mengembangkan pangan fungsional berbasis pandan dan cabai menjadi produk bernilai tambah untuk meningkatkan ekonomi keluarga.
Pemerintah menargetkan 40 ribu Kopdes Merah Putih mulai beroperasi Oktober 2026 untuk memperkuat ekonomi desa dan layanan masyarakat.