KAI Daop 6 Jogja Tutup 38 Perlintasan Liar demi Keselamatan
KAI Daop 6 Jogja menutup 38 perlintasan liar di DIY dan Jawa Tengah demi meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.
Foto ilustrasi Siswa Sekolah Dasar - Foto dibuat dengan Artificial Intelligence ChatGPT
Harianjogja.com, JOGJA–Kuota siswa yang diterima pada sekolah dasar (SD) negeri dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Jogja tahun ini belum terpenuhi seluruhnya. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Jogja paparkan penyebabnya.
Kepala Disdikpora Kota Jogja, Budi Santosa Asrori menyampaikan kuota siswa yang diterima di SD negeri tahun ini hanya mencapai 80%, atau ada 20% kuota yang tersisa. Jumlah kuota yang tersisa tersebut terbagi merata dalam kuota jalur domisili, mutasi orang tua, dan afirmasi disabilitas.
“Kuota SD negeri terpenuhi 80 persen, [alasan tidak terpenuhi semua] karena ada pilihan [bersekolah] ke swasta,” katanya, Jumat (11/7/2025).
Menurut Budi hal serupa juga terjadi pada SPMB tahun lalu. Menurutnya, kuota SPMB jenjang SD negeri di Kota Jogja hanya terpenuhi sekitar 80%. Budi menilai kuota SD negeri tersebut tidak terpenuhi lantaran sebagian pelajar memilih bersekolah pada SD swasta.
Menurutnya, jumlah sekolah SD negeri dan swasta di Kota Jogja jumlahnya tidak berbeda jauh dengan SD negeri. Hal itu membuat calon siswa memiliki beragam pilihan untuk bersekolah di Jogja. Berdasarkan data Kemendikbud, saat ini SD negeri di Kota Jogja mencapai 87 sekolah sementara SD swasta mencapai 75 sekolah.
Untuk meningkatkan keterisian SD negeri, pihaknya telah berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dasar tersebut. Saat ini, SD negeri di Kota Jogja telah memiliki pembelajaran bahasa Inggris, pendidikan karakter dan agama. Hal tersebut menurutnya memberikan bekal tambahan bagi siswa.
“Kita berupaya memberikan akses pendidikan dasar yang bermutu bagi semua siswa,” katanya.
Berbeda dengan SD negeri, menurut Budi kouta untuk SMP negeri di Kota Jogja seluruhnya terpenuhi. Beberapa pelajar dari luar Kota Jogja pun ikut memperebutkan bangku untuk bersekolah di SMP negeri di Kota Jogja melalui berbagai jalur yang ada.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Daop 6 Jogja menutup 38 perlintasan liar di DIY dan Jawa Tengah demi meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.
BGN akan menangguhkan SPPG tanpa Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Kebijakan ini demi menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis.
Serangan Israel ke Lebanon kembali meningkat. Puluhan wilayah dihantam, korban tewas bertambah. Simak perkembangan terbaru konflik Timur Tengah.
Kesbangpol DIY menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (13/5/2026). Pendidikan ini ditujukan untuk mendorong kaum Haw
Prabowo ungkap Rp49 triliun uang tak terurus di bank akan masuk negara. Dana diduga terkait koruptor dan siap dimanfaatkan untuk rakyat.
Komet C/2025 R3 PANSTARRS muncul di 2026 dan tak kembali selama 170.000 tahun. Fenomena langka yang simpan sejarah Tata Surya.