Kompor Tuwanggana Giwangan Ubah Limbah Ranting Jadi Energi Alternatif
Kompor Tuwanggana di Giwangan mengubah limbah ranting menjadi energi alternatif sekaligus solusi pengelolaan sampah organik perkotaan.
Foto 1 & 2: Suasana Masjid Al Fajar di Kompleks Lapas Kelas IIA Wirogunan Jogja saat diresmikan setelah renovasi, Sabtu (12/7/2025). - Harian Jogja/ Ariq Fajar Hidayat. Foto 3: Kondisi Masjid Al Fajar beberapa waktu lalu sebelum direnovasi. Ist/ Dok. Lapas IIA Wirogunan Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Pemandangan berbeda tampak di Masjid Al Fajar yang berada di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Wirogunan, Jogja. Masjid yang sebelumnya terbilang tidak layak karena mengalami berbagai kerusakan dan suasana panas, kini menjadi lebih megah dengan tambahan pendingin ruangan.
Pada Sabtu (12/7/2025), pihak Lapas akhirnya meresmikan renovasi masjid yang telah digagas sejak awal tahun 2025 lalu. Kepala Lapas Kelas IIA Jogja, Marjiyanto, menjelaskan masjid ini awalnya bukan bangunan khusus rumah ibadah. Ia mengatakan, bangunan yang telah ada sejak era kolonial ini dulunya merupakan gudang di Lapas milik Pemerintah Kolonial Belanda.
“Masjid Al Fajar ini dulunya adalah gudang untuk hasil karya narapidana sejak zaman penjajahan hingga kemerdekaan. Karena desain penjara zaman Belanda tidak ada masjid, setelah kemerdekaan kami manfaatkan untuk masjid,” ujar Marjiyanto saat peresmian renovasi Masjid Al Fajar, Sabtu (12/7/2025).
Meskipun sudah dimanfaatkan menjadi masjid, kondisi bangunan tersebut tetap seperti gudang. Bangunan juga terasa sangat panas karena atap asbes dan lantai yang rusak di beberapa bagian.
Baru pada awal tahun ini, upaya renovasi secara serius mulai dilakukan. Marjiyanto menuturkan, renovasi bisa terwujud setelah pihaknya bersama sejumlah tokoh masyarakat, termasuk mantan Wali Kota Jogja Herry Zudianto, membuka donasi secara luas.
“Alhamdulillah, masjid ini sudah 75 persen selesai untuk keseluruhan bangunan. Namun bagian dalam masjid sudah 100 persen rampung dan sudah digunakan warga binaan setiap hari,” jelasnya.
Herry Zudianto yang turut menginisiasi penggalangan dana menceritakan awal mula ia terlibat. Ia mendapat informasi tentang kondisi masjid yang memprihatinkan melalui pesan WhatsApp seorang rekan.
“Saya waktu itu ketemu Pak Lapas, lihat sendiri lantainya rusak dan suasananya panas karena atap pakai asbes. Saya langsung tergerak, ayo kita mulai renovasi. Kalau sudah dimulai, banyak orang yang ikut membantu,” kata Herry.
BACA JUGA: Kasus Leptopirosis di Kota Jogja Melonjak, Dinkes DIY: Jika Ada Gejala Segera Periksa
Ia menilai Masjid Al Fajar kini bukan hanya sekadar tempat ibadah, melainkan menjadi ruang spiritual yang sangat dibutuhkan para narapidana. Menurutnya, masjid tersebut justru memiliki aktivitas yang jauh lebih ramai dibanding masjid lain.
“Mungkin saja ini masjid paling makmur, minimal saat duhur dan ashar jamaahnya bisa ratusan orang. Jadi masjid ini bisa jadi oase di dalam Lapas bagi teman-teman kita yang kebetulan ada di sini,” tambahnya.
Herry Zudianto selanjutnya meminta PT Mentari Prima Niaga, perusahaan kontraktor milik Muhammadiyah, untuk menggarap proses renovasi masjid ini.
Direktur Utama PT Mentari Prima Niaga, Achmad Mirza mengatakan, anggaran yang digunakan untuk renovasi masjid ini Rp350 juta. Padahal, awalnya proses renovasi masjid ditaksir mencapai Rp590 juta.
“Anggaran yang kita gunakan untuk penyelesaian dalam di RAB harusnya sekitar Rp590 juta, tapi kita lakukan penghematan luar biasa mencapai Rp350 juta,” ucap Mirza.
Renovasi Masjid Al Fajar diharapkan menjadi salah satu sarana pembinaan spiritual bagi narapidana di Lapas Wirogunan. Pihak lapas bersama donatur terus melanjutkan penyempurnaan fasilitas agar bangunan ini semakin layak dan bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kompor Tuwanggana di Giwangan mengubah limbah ranting menjadi energi alternatif sekaligus solusi pengelolaan sampah organik perkotaan.
Okupansi hotel di DIY saat libur sekolah mencapai 80%. PHRI mencatat kenaikan tamu, meski biaya operasional hotel meningkat hingga 20%.
IHSG dibuka naik 0,63% ke level 5.731. Penguatan ditopang BBCA, BBRI, dan AMMN meski sentimen ekonomi domestik masih membayangi pasar.
Gugatan perdata kasus dugaan penipuan jual beli perusahaan di Bantul memasuki mediasi, tetapi tergugat menolak menempuh jalur damai.
Daftar rute Trans Jogja 2026 terbaru lengkap dengan tarif, jalur, dan informasi layanan transportasi publik di Daerah Istimewa Yogyakarta.
PIHPS mencatat harga cabai rawit merah mencapai Rp63.900 per kg. Simak daftar terbaru harga beras, telur, bawang, daging, dan minyak goreng.