Seragam Gratis Bantul 2026 Diproses, Disdikpora Tunggu Hasil SPMB
Seragam gratis Bantul 2026 masih dalam tahap pengadaan. Disdikpora menunggu hasil akhir SPMB untuk menentukan jumlah penerima.
Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Nasib nahas dialami oleh T, warga Butuh Lor RT 001 Triwidadi, Pajangan, Bantul, pada Rabu (16/7/2025) petang. Pria yang kesehariannya bekerja sebagai buruh harian lepas tersebut menunggal dunia akibat kecelakaan kerja di Dusun Ngebel RT 007 Tamantirto, Kasihan, Bantul.
BACA JUGA: 1 Tenaga Kerja asal Indonesia Meninggal di Jepang
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widyana mengatakan, kejadian itu bermula ketika korban sedang bekerja memasang plafon di lantai dua rumah warga.
“Berdasarkan keterangan saksi Aizar Azfa Rahmadian, sekitar pukul 18.30 WIB saksi mendengar suara benda jatuh dari kamar tempat korban bekerja. Biasanya, jika ada benda jatuh, korban akan meminta tolong saksi untuk mengambilkan. Namun kali ini tidak terdengar permintaan apa pun,” kata Jeffry, Jumat (18/7/2025).
Setelah sekitar 30 menit tidak ada kabar, saksi kemudian mengecek kondisi korban melalui jendela.
Ia terkejut mendapati korban sudah tergeletak di lantai. Saksi pun segera memberitahukan hal tersebut kepada pemilik rumah dan meminta untuk segera memanggil ambulans.
“Pemilik rumah yang juga seorang dokter langsung menghubungi ambulans RS PKU Muhammadiyah Gamping dan memeriksa kondisi korban. Saat dicek, korban sudah tidak merespons, denyut nadi hanya sedikit teraba di leher. Dokter sempat melakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP) tetapi korban tidak kunjung merespons. Pupil mata korban juga sudah membesar,” imbuh Jeffry.
Tak berselang lama, ambulans dari RS PKU Muhammadiyah Gamping dan Kelurahan Tamantirto tiba di lokasi bersama petugas Polsek Kasihan, Inafis Polres Bantul, PMI, dan BPBD.
Setelah pemeriksaan, korban dinyatakan meninggal dunia dengan kondisi pendarahan di hidung dan telinga, mata sedikit terbuka, tulang hidung memar dan sedikit bergeser.
“Jenazah korban kemudian dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Bantul untuk dibersihkan lukanya sebelum diserahkan ke pihak keluarga untuk prosesi pemakaman. Keluarga korban sudah menerima peristiwa ini sebagai musibah,” kata Jeffry.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seragam gratis Bantul 2026 masih dalam tahap pengadaan. Disdikpora menunggu hasil akhir SPMB untuk menentukan jumlah penerima.
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.