Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Perdagangan manusia, perdagangan orang, TPPO - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Kasus penipuan warga Jogja untuk bekerja di Kamboja masih terus ditelusuri. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY mengantisipasi dan berharap tidak terjadi lagi kasus serupa.
Kepala Disnakertrans DIY, Aria Nugrahadi, menjelaskan terkait penanganan Pekerja Migran Indonesia (PMI) illegal asal Kota Jogja, dengan nama samara Puspa, dilakukan bersama tim Tindak Perdana Perdagangan Orang (TPPO) dan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI).
“Tentu saja kami dalam hal ini proes tindak lanjut dari kejadian yang kemaren menimpa [kasus Puspa] akan kita telusuri dengan harapan kita bisa menekan potensi kejadian serupa di masa yang akan datang,” ujarnya, Sabtu (19/7/2025).
Upaya antisipasi dilakukan dengan mensosialisasikan penyalur pekerja legal kepada masyarakat agar tidak terjerumus ke penyalur pekerja illegal. “Upayanya salah satunya sosialisasi terhadap kegiatan yang terkait dengan penyedia atau agency pekerja yang prosedural. Kita menghindari praktek pekerja migran yang unprosedural,” paparnya.
Lalu pada kasus Puspa, ia memastikan dari Disnakertrans DIY ada fasilitasi purna PMI yang selama ini juga didapat oleh PMI pada umumnya. “Salah satu bagiannya dalam domain kita memfasilitasi pekerja migran mulai saat persiapan, keberangkatan, di negara tujuan sampai mereka kembali bekerja di negara kita namanya purna PMI, ada program yang dapat kita fasilitasi,” ungkapnya.
BACA JUGA: Warga Sleman Mulai Terima Bantuan Pangan Beras, Segini Jumlahnya
Ia mencontohkan seperti yang dilakukan warga Nglanggeran yang selama ini banyak menjadi PMI. Sepulangnya di kampung halaman, mereka mengembangkan usaha. “Sekarang jadi salah satu desa wisata terbaik,” kata dia.
Seperti diberitakan sebelumnya, Puspa, nama samaran perempuan warga Kota Jogja menjadi korban penipuan kerja di Kamboja. Awalnya Puspa ditawari kerja di restoran di Tailand, namun ternyata malah dibawa ke Kamboja dan dipekerjakan menjadi penipu online scamming.
Di tempat kerja tersebut Puspa mendapat penyiksaan dan tidak digaji layak. Puspa berhasil kabur dan pulang ke Indonesia setelah meminta pertolongan di KBRI Kamboja. Saat ini Puspa berada di bawah perlindungan Dinas Sosial DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
BGN akan menangguhkan SPPG tanpa Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Kebijakan ini demi menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis.
Serangan Israel ke Lebanon kembali meningkat. Puluhan wilayah dihantam, korban tewas bertambah. Simak perkembangan terbaru konflik Timur Tengah.
Kesbangpol DIY menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (13/5/2026). Pendidikan ini ditujukan untuk mendorong kaum Haw
Prabowo ungkap Rp49 triliun uang tak terurus di bank akan masuk negara. Dana diduga terkait koruptor dan siap dimanfaatkan untuk rakyat.
Komet C/2025 R3 PANSTARRS muncul di 2026 dan tak kembali selama 170.000 tahun. Fenomena langka yang simpan sejarah Tata Surya.