DIY Kekurangan Guru Pendamping Khusus, Begini Nasib Sekolah Inklusi
Kekurangan 33 Guru Pendamping Khusus di DIY masih terjadi. Sebanyak 51 SMA/SMK mengajukan kebutuhan GPK untuk mendukung sekolah inklusi.
Gedung DPRD DIY/Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA—DPRD DIY mendorong industri kerajinan kulit, terutama di Manding, Bantul menjadi pusat industri kreatif berskala nasional dan internasional. Komisi B DPRD DIY menekankan pentingnya inovasi teknologi, strategi promosi digital, hingga pemanfaatan bahan premium untuk memperluas pasar ekspor.
Manding dinilai memiliki potensi besar untuk tumbuh sebagai sentra industri kerajinan kulit yang mampu bersaing di tingkat global. Wakil Ketua Komisi B, Danang Wahyu Broto, menyoroti peran strategis Balai Kulit yang bisa membantu percepatan produksi tanpa mengorbankan kualitas.
Ia menyebut balai tersebut seharusnya tidak hanya digunakan untuk pengembangan contoh produk, tetapi juga bisa diintegrasikan dalam rantai produksi secara langsung.
“Peran balai kulit itu tidak hanya untuk inovasi contoh produk, tetapi juga bisa mengerjakan dan mempercepat proses produksi,” ujar Danang, Kamis (24/7/2025).
Selain produksi, aspek pemasaran juga menjadi perhatian. Danang menyarankan pemanfaatan ruang-ruang digital seperti podcast sebagai media promosi alternatif yang lebih komunikatif. Ia menyebut promosi digital menjadi kebutuhan agar produk Manding tidak semata-mata bergantung pada pasar wisatawan lokal.
“Kita harus berani memanfaatkan teknologi promosi dan pemasaran digital. Jangan hanya bergantung pada pasar wisatawan lokal. Kita harus punya jangkauan global,” katanya.
Sekretaris Komisi B, Wildan Nafis, menekankan pentingnya optimalisasi alat-alat modern yang sudah tersedia di kawasan Manding. Ia menyebut pasar Industri Kecil Menengah (IKM) harus diarahkan lebih luas dengan target ekspor sebagai tujuan jangka panjang.
“Kita harus memiliki pemahaman bersama bahwa alat-alat modern ini perlu dimanfaatkan secara optimal. Kalau ingin berkembang, kita harus punya target pasar yang lebih besar,” ujar Wildan.
Anggota Komisi B, Reda Refitra Safitrianto, menegaskan pentingnya inovasi bahan baku untuk mendorong kualitas produk. Ia juga menyarankan kerja sama dengan influencer guna memperluas jangkauan pasar melalui media sosial.
“Inovasi bahan premium penting untuk meningkatkan daya saing. Dan kerja sama dengan influencer bisa menjadi langkah strategis untuk memperluas promosi,” ucap Reda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kekurangan 33 Guru Pendamping Khusus di DIY masih terjadi. Sebanyak 51 SMA/SMK mengajukan kebutuhan GPK untuk mendukung sekolah inklusi.
Pengurus baru DPC PKB se-DIY bersilaturahmi ke PWNU DIY untuk memperkuat sinergi historis, ideologis, dan kerja sama organisasi.
Timnas Kanada gagal memaksimalkan laga kandang setelah ditahan Bosnia-Herzegovina 1-1 pada pertandingan Grup B Piala Dunia 2026.
Layanan SIM keliling Jogja dan drive thru kembali dibuka 13 Juni 2026. Simak lokasi, jadwal, serta syarat perpanjangan SIM A dan C.
Kejagung mengungkap dua modus dugaan korupsi program MBG di BGN, yakni jual beli titik dapur SPPG dan pengadaan barang jasa.
Jadwal KRL Solo–Jogja Sabtu 13 Juni 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Tarif Rp8.000, cek jam keberangkatan terbaru di sini.