Hari Jadi Bantul Jadi Momentum Benahi Mutu dan Fasilitas Pendidikan
Hari Jadi ke-195 Bantul menjadi momentum memperkuat mutu pendidikan dan pemerataan fasilitas sekolah di tengah capaian prestasi tingkat nasional.
Foto ilustrasi sekolah rakyat, dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, BANTUL—Sekolah rakyat di Bantul sudah berjalanan beberapa pekan. Kepala sekolah Agus Ristanto menjelaskan sekolah rakyat di tempatnya menampung 200 siswa dengan didampingi oleh 22 tenaga pendidik.
Ia menceritakan awalnya hanya diproyeksikan sebanyak 19 tenaga pendidik, namun dalam perjalanannya ternyata ada siswa yang non islam, akhirnya pihak Agus menambah tenaga pendidik yang digunakan untuk mengajar mata pelajar agama.
"Kami baru menerima 19 dan kurang satu untuk guru agama Islam, sekarang yang satu itu sudah datang. Lalu ada tambahan lagi dua guru agama karena ada murid yang bukan agama Islam. Jadi 19 guru pelajaran, 3 guru agama. Katolik, Hindu dan Islam,” kata Agus saat ditemui Harianjogja.com, Selasa (29/7/2025).
BACA JUGA: Menteri Brian Yuliarto Dalami Kasus Dugaan Pelanggaran 16 Guru Besar ULM
Sekolah Rakyat Menengah Atas (SMRA) 19 Bantul yang berlokasi di Sonosewu, Kasihan, Bantul, DIY itu diketahui memiliki 11 Wali Asuh dan 11 Wali Asrama. Kemudian satu bendahara sekolah, satu orang Tata Usaha.
“Kami yang belum ada itu operator sekolah, kalau yang urgent itu operator sekolah. Petugas keamanan dan kebersihan sudah cukup,” ucap Agus.
Kemudian untuk juru masak sendiri pihak SMRA 19 Bantul sudah mempunyai dua juru masak. Namun Agus sendiri belum bisa memastikan apakah soal makanan akan menggunakan jasa catering atau mengandalkan juru masak.
“Kita belum bisa pastikan mau catering atau masak sendiri. Juru masak kita baru ada dua, kalau mau masak sendiri minimal harus ada empat juru masak untuk 200 siswa,” kata Agus.
Selain itu, Agus juga menyampaikan sejauh ini tidak ada siswa yang mengundurkan diri dari SMRA 19 Bantul. Sebanyak 200 siswa terbagi 83 siswa laki-laki dan 117 siswa perempuan.
"Sejauh ini tidak ada yang mengundurkan dan masih utuh 200 siswa. 83 putra dan 117 putri," ucap Agus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hari Jadi ke-195 Bantul menjadi momentum memperkuat mutu pendidikan dan pemerataan fasilitas sekolah di tengah capaian prestasi tingkat nasional.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Senin 27 Juli 2026 dengan 15 perjalanan dan tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Imigrasi Manado menunda 24 keberangkatan PMI terindikasi TPPO hingga Juli 2026 sebagai upaya mencegah pekerja migran nonprosedural.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.