HUT RI, Disdukcapil Kota Jogja Buka Layanan Jemput Bola Adminduk
Disdukcapil Kota Jogja menyiapkan layanan jemput bola selama Agustus 2026 untuk HUT RI dan HUT Kota Jogja. Warga bisa mengurus seluruh dokumen kependudukan.
Seorang pembeli berbelanja kebutuhan pokok di Angkringan Segoro Amarto yang baru diresmikan di Pasar Demangan, Jogja. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA—Koperasi Merah Putih (KMP) Gunungketur menjadi salah satu koperasi ditunjuk untuk memproduksi Batik Segoro Amarto. Produksi batik tersebut diharapkan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat setempat.
Lurah Gunungketur, Sunarni mengatakan saat ini sedang dalam tahap persiapan untuk memproduksi batik tersebut. Dia tengah memetakan kemampuan pengrajin batik untuk memenuhi pesanan batik khas Kota Jogja tersebut.
“Kami sedang memetakan siapa yang bertugas untuk proses ngecap, mewarna, nglorot, dan lainnya,” katanya, Jumat (1/8/2025).
Sunarni menambahkan di wilayahnya telah ada lima kelompok perajin batik telah siap dan dinilai mampu memproduksi batik Segoro Amarto. Anggota kelompok tersebut terdiri dari beberapa pengrajin batik yang telah memproduksi batik secara rutin dan beberapa warga pra sejahtera dan pengangguran yang ada di wilayahnya yang akan direkrut.
BACA JUGA: Event Jaringan Kota Pusaka Indonesia Digelar 5-9 Agustus di Jogja, Ini Harapan Wagub DIY
Ketua KMP Gunungketur, Mohammad Reza Murtaza menuturkan Pemkot Jogja akan memesan batik Segoro Amarto sekitar 6.000 kain yang akan diproduksi beberapa KPM di Kota Jogja. Pesanan tersebut akan digunakan untuk seragam Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Jogja dalam peringatan Hari Ulang Tahun Kota Jogja.
KMP Gunungketur mampu memenuhi pesanan tersebut dengan memproduksi sekitar 1.000 kain batik dalam sebulan. Namun, Pemkot Jogja belum membagi alokasi pesanan kain batik untuk setiap KMP yang ditunjuk untuk memproduksi kain tersebut.
Pihaknya akan melibatkan puluhan perajin yang ada di Kelurahan Gunungketur untuk memenuhi pesanan tersebut. Perajin tersebut nantinya wajib menjadi anggota koperasi. “Perajin harus ada keterwakilan keluarga pra sejahtera dan pengangguran,” katanya.
Sebelumnya, Pemkot Jogja telah berkunjung untuk melihat kesiapan KMP Gunungketur untuk memproduksi batik tersebut. Saat ini, pihaknya tengah menunggu pesanan cap batik dari Dekranasda Kota Jogja. Setelah cap batik tersebut tiba, pihaknya akan segera memproduksi batik tersebut.
Saat ini Pemkot Jogja juga telah menetapkan batas atas dan bawah untuk harga kain batik tersebut. Untuk kain batik kualitas premium harganya Rp750.000-800.000 per kain. Adapun kain batik kualitas sedang Rp400.000 per kain, dan untuk kualitas biasa Rp180.000-200.000 per kain.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdukcapil Kota Jogja menyiapkan layanan jemput bola selama Agustus 2026 untuk HUT RI dan HUT Kota Jogja. Warga bisa mengurus seluruh dokumen kependudukan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.
Sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. SAR melanjutkan pencarian pada Kamis.