BNNK Sleman Gandeng GIS 3, Guru Jadi Garda Pencegahan Narkoba
BNNK Sleman dan GIS 3 Yogyakarta berkolaborasi memperkuat P4GN dengan mendorong guru menjadi agen perubahan pencegahan narkoba.
Ilustrasi pendidikan vokasi (Freepik)
Harianjogja.com, SLEMAN—Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Anggito Abimanyu mengatakan pendidikan sekolah vokasi diproyeksikan menjadi sekolah yang bisa menciptakan lapangan kerja. Proyeksi ini kata Anggito sesuai visi presiden maupun visi negara yang ingin memajukan sekolah vokasi.
"Ya sebetulnya kan kalau dilihat dari sisi visi Presiden maupun visi negara ini kan ingin memajukan sekolah vokasi ya, sebagai sekolah yang terapan yang bisa langsung menciptakan lapangan pekerjaan," kata Anggito dalam Pionir Permadani Sekolah Vokasi UGM pada Kamis (7/8/2025) di GSP UGM.
BACA JUGA: 2.000 Unit RTLH Jadi PR Pemkab Bantul
Pria yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Departemen Ekonomika dan Bisnis Sekolah Vokasi UGM itu mendukung pengembangan sekolah vokasi dari D3 menjadi D4. Pengembangan tersebut menurut Anggito dapat membuka peluang bagi lulusan sekolah vokasi untuk bisa melanjutkan studi terapan di tingkat berikutnya.
Dari segi lulusannya, Anggito bilang jika dirinya banyak menemui lulusan D3 maupun D4 di berbagai sektor kerja.
"Mereka bekerja di berbagai sektor yang langsung bisa menghasilkan dan langsung bisa memberikan dampak pada dirinya, keluarganya," ujarnya.
Temuan Anggito di lapangan itu menurut dia sesuai dengan kompetensi sekolah vokasi yang memiliki porsi pembelajaran praktik yang lebih banyak dalam perkuliahannya
"Mereka kan skill ya, karena pelajarannya kan 60% praktik dan 40% teori," tambahnya.
Skema pembelajaran yang diterapkan di sekolah vokasi lanjit Anggito yang membuat lulusannya siap bekerja.
"Jadi, mereka lebih siap pakai, bisa siap bekerja. Sekarang dengan D4 kan mereka bisa masuk ke jenjang S2 terapan," lanjutnya.
Anggito berharap lulusan sekolah vokasi bisa menyesuaikan diri di lingkungan kerja nanti.
"Jadi, mudah-mudahan mereka akan lebih kompeten dan bisa menyesuaikan dengan lingkungan pekerjaan yang nanti akan mereka hadapi," tandasnya
Pada Februari lalu, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Stella Christie sempat menyampaikan pandangannya akan kondisi pendidikan vokasi di Indonesia. Menurut Stella pendidikan vokasi di Indonesia saat ini sudah luar biasa.
"Saya rasa arahnya ini sudah sangat luar biasa," kata Stella pada Selasa (4/2/2025) di Sekolah Vokasi UGM.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BNNK Sleman dan GIS 3 Yogyakarta berkolaborasi memperkuat P4GN dengan mendorong guru menjadi agen perubahan pencegahan narkoba.
Danantara membuka pendaftaran Lenders Panel untuk pembiayaan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik hingga 28 Juli 2026.
Dinsos Bantul memperkuat pengawasan dan pembinaan anak jalanan untuk mencegah eksploitasi anak di sejumlah titik rawan.
Pemerintah menyiapkan akses tol untuk Kawasan Industri Kendaraan Nasional di Subang guna mendukung manufaktur kendaraan listrik nasional.
BI dan pemerintah memperkuat GPIPS untuk mengendalikan inflasi pangan dan mengantisipasi dampak El Nino di berbagai wilayah Indonesia.
PGRI menyampaikan persoalan kekurangan guru di DIY hingga pengangkatan guru honorer saat audiensi dengan Wakil Gubernur DIY.