PSS Sleman Perkenalkan Skuad 10 Pemain Baru Perkuat Super Elja
PSS Sleman memperkenalkan skuad Super League 2026/2027 dengan 10 pemain baru, termasuk tujuh pemain asing, serta mempertahankan talenta muda.
Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Kepolisian terus menyelidiki kasus kecelakaan yang melibatkan Bus Trans Jogja dan pejalan kaki di Simpang Tiga Adisutjipto, Maguwoharjo pada Rabu (20/8/2025) lalu.
Kasat Lantas Polresta Sleman AKP Mulyanto memastikan proses penyelidikan kasus kecelakaan tersebut saat ini masih terus berjalan. Hingga kini, polisi belum menetapkan pengemudi bus sebagai tersangka.
BACA JUGA: Pengemudi Trans Jogja Diamankan Setelah Terlibat Kecelakaan
"Kami pastikan masih berjalan proses penyelidikan dan kami sampai saat ini belum menetapkan kepada pengemudi sebagai tersangka belum, [karena] masih dalam lidik," kata Mulyanto pada Kamis (21/8/2025).
Soal informasi jika supir berkendara ugal-ugalan, Mulyanto menilai jika pengemudi masih berkendara dengan wajar.
"Mboten, jadi kalau dibilang ugal-ugal yo maksudnya kami lihat masih wajar, enggak ada ugal-ugalan," tandasnya.
Hingga saat ini Mulyanto belum bisa menyimpulkan pihak mana yang lalai dalam kecelakaan ini karena proses penyelidikan masih berlanjut.
"Kami masih dalam lidik, kami belum bisa menyimpulkan terkait kecelakaan kemarin," imbuhnya.
Akan tetapi berdasarkan hasil pemeriksaan, pengemudi bus kata Mulyanto tidak dalam pengaruh minuman beralkohol.
Lebih lanjut Mulyanto menambahkan jika kepolisian akan terus mencari bukti-bukti terkait dalam peristiwa kecelakaan ini.
"Insyaallah terkait dengan CCTV atau petunjuk-petunjuk yang lain insyallah kami kumpulin semuanya," ujarnya.
Termasuk kemungkinan adanya rekaman video dari dalam bus. "Kalau yang di TKP sudah, yang di bus coba kami konfirmasi ke penyidik, kalau belum kami ingatkan," tandasnya.
Sebelumnya Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun mengonfirmasi adanya kejadian kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Simpang Tiga Adisutjipto tersebut. Laka lantas terjadi pada hari Rabu (20/8/2025) sekitar pukul 05.00 WIB dengan TKP di Jl. Jogja-Solo tepatnya Simpang Tiga Adisutjipto, Padukuhan Telukan, Maguwoharjo, Sleman.
Dijelaskan Salamun menjelaskan kecelakaan ini melibatkan kendaraan Bus Trans Jogja dengan pejalan kaki. Kata Salamun, Bus Trans Jogja yang dikendarai SHR (57) asal Berbah semula melaju dari arah barat ke timur. Saat sampai di Simpang Tiga Adisutjipto, bus yang dikemudikan SHR disebut Salamun berbelok ke arah selatan.
Akan tetapi ketika bus hendak berbelok, pada saat yang bersamaan melintas seorang perempuan yang hendak menyeberang dari arah barat ke timur.
"Semula Bus Trans Jogja yang dikemudikan saudara SHR melaju dari barat ke timur. Sesampainya di Simpang Tiga Adisutjipto berbelok ke selatan atau kanan, pada saat yang bersamaan terdapat pejalan kaki atas mama saudara YS yang menyebrang dari barat ke timur dan terjadilah laka lantas tersebut," terang Salamun.
Akibat kecelakaan ini, YS pejalan kaki berusia 44 tahun asal Berbah mengalami Luka patah pada kaki kanan dan kiri. Korban kata Salamun juga mengalami lecet pada bagian dagu dan meninggal dunia dalam perjalanan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman memperkenalkan skuad Super League 2026/2027 dengan 10 pemain baru, termasuk tujuh pemain asing, serta mempertahankan talenta muda.
Pemkab Sleman mendukung PSS dengan penambahan fasilitas Stadion Maguwoharjo. Tim kementerian telah meninjau stadion.
Lomba Lukis Anak DIY-Kyoto 2026 digelar di Sleman pada 23 Agustus. Sebanyak 20 peserta terbaik akan mewakili Sleman di tingkat DIY.
Presiden Prabowo Subianto meluncurkan motor listrik nasional (Molinas) beserta ekosistem pendukungnya yang diproduksi PT Ilectra Motor Group (ALVA), Cikarang
Prabowo menyiapkan skema tukar tambah motor bensin dengan motor listrik serta pembiayaan bunga rendah untuk masyarakat.
Pedagang pasar tradisional Gunungkidul berkurang 30%-40% akibat perdagangan online, pedagang keliling, dan minimnya generasi penerus.