Kesbangpol Gunungkidul Targetkan Banpol Rp1,1 Miliar Cair Triwulan II
Kesbangpol Gunungkidul menargetkan pencairan bantuan keuangan partai politik sebesar Rp1,17 miliar pada triwulan kedua 2026.
Proses pemasangan bore pile sebagai pondasi penahan longsor di talut yang ambrol di jalur di Tanjakan Clongop di ruas Hargomulyo-Watu Gajah di Kapanewon Gedangsari. Sabtu (23/8/2025). Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Talut rusak akibat longsor di jalan Clongop di ruas Watugajah-Hargomulyo mulai diperbaiki. Penanganan dilakukan dengan mananam kerangka baja atau bore pile sedalam 32 meter di 52 titik di lokasi yang longsor.
Salah seorang warga di Kalurahan Hargomulyo, Gedangsari, Sriyanto mengatakan, talut di jalan lama di Tanjakan Clongop abrlok karena diterjang longsor di 2024 lalu. Namun, sejak satu bulan lalu sudah dilakukan perbaikan di dua lokasi yang longsor di titik yang saling berdekatan.
“Hingga sekarang proses perbaikan masih berlangsung. Warga yang melintas diimbau lebih berhati-hati,” kata Sriyanto, Sabtu (24/8/2025).
BACA JUGA: Hasil LOSC vs Monaco: Skor 1-0
Dia menjelaskan, perbaikan dengan menerjunkan sejumlah alat berat karena lokasi talut yang ambrol mencapai sekitar 30an meter. Adapun prosesnya dilakukan dengan menanam rangkaian baja berbentuk tabung di titik-titik yang terjadi longsor.
“Informasinya ada rangkaian baja yang ditanam sebanyak 52 titik. Caranya, sebelum ditanam dibuatkan lobang dengan dibor kemudian dimasukan dan dicor dengan beton,” ungkapnya.
Sriyanto berharap proses pengerjaan ini berjalan dengan lancar sehingga bisa selesai tepat waktu. “Harapannya dengan penanganan ini, maka tidak lagi terjadi longsor. Khususnya saat musim penghujan,” katanya.
Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP-ESDM) DIY, One Sigit Hermanto saat dikonfirmasi membenarkan, talut ambrol akibat longsor di jalur Tanjakan Clongop sudah mulai diperbaiki. Total anggaran perbaikan mencapai Rp13,6 miliar, yang pengerjaannya berlangsung selama 180 hari kalender.
“Sekarang masih berlangsung dan mudah-mudahan di akhir tahun perbaikan di titik longsor sudah selesai,” kata One.
Dia menjelaskan, perbaikan dilakukan dengan memasang bore pile atau kerangka baja dengan diameter sekitar satu meter dan panjang mencapai 32 meter. Rangkaian baja ini ditanam di titik-titik longsor dengan tujuan sebagai penahan sehingga memperkuat talut yang akan dibangun setelah pemasangan bore pile selesai dilakukan.
BACA JUGA: Hasil Oviedo vs Real Madrid: Skor 0-3, Mbappe Cetak 2 Gol
“Intinya rangka baja yang ditanam sebagai pondasi penahan agar tidak terjadi longsor lagi. Total yang dipasang ada di 52 titik di lokasi yang longsor,” ungkapnya.
Ia berharap pengerjaan dapat berjalan dengan lancar dan selesai sesuai kontrak yang telah ditandantangi bersama. “Tentu kami akan lakukan monitoring secara berkala untuk memastikan pengerjaan berjalan dengan lancar,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kesbangpol Gunungkidul menargetkan pencairan bantuan keuangan partai politik sebesar Rp1,17 miliar pada triwulan kedua 2026.
Pemkab Sleman mengalokasikan Rp8,6 miliar untuk pemeliharaan jalan desa pada 2026. Sebanyak 86 desa mendapat Rp100 juta.
Kemnaker membuka sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni magang nasional hingga 15 Mei 2026 dengan sertifikat resmi BNSP.
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Anthony Ginting menghadapi Shi Yu Qi pada hari kedua Thailand Open 2026. Berikut jadwal lengkap 10 wakil Indonesia di Bangkok.
Lima weton diprediksi perlu ekstra waspada pada Rabu Kliwon 13 Mei 2026, mulai konflik hingga persoalan finansial.