Rehabilitasi Jalan Srandakan Poncosari Dilanjutkan
Rehabilitasi Jalan Srandakan–Poncosari–Pandansimo Bantul dilanjutkan 2,05 km dengan anggaran Rp15,81 miliar hingga akhir 2026.
Aksi pembagian sembako kepada para lansia di Padukuhan Kebosungu 1, Dlingo Bantul oleh anggota Asperindo DIY, Sabtu (30/8/2025). /Harian Jogja-Yosef Leon.
Harianjogja.com, BANTUL—Aksi demonstrasi yang berlangsung di sejumlah kota besar Indonesia dalam beberapa hari terakhir, termasuk Jakarta, Jogja, Solo, dan Bandung, berdampak pada kelancaran distribusi logistik ke wilayah DIY.
Ketua DPW Asperindo (Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia) DIY, Adi Subagyo menyebutkan beberapa pengiriman mengalami keterlambatan, meski secara umum distribusi masih bisa ditopang di daerah lain.
“Memang untuk distribusi ada beberapa area yang terkendala, seperti di Jakarta, Solo, Bandung, dan sebagian di DIY. Namun secara keseluruhan di daerah lain masih bisa kami topang,” kata Adi, disela bakti sosial yang digelar di Padukuhan Kebosungu 1, Dlingo, Bantul, Sabtu (30/8/2025).
BACA JUGA: Demo Rusuh: CCTV hingga Vendhing Machine MRT Dijarah
Adi menambahkan, keterlambatan terutama terjadi pada pengiriman melalui jalur darat. Namun jalur udara pun tidak luput dari kendala, terutama jika terjadi overload muatan atau pembatalan penerbangan. Meski begitu, Asperindo memastikan keterlambatan tidak akan terlalu panjang.
“Estimasi keterlambatan paling hanya 1–2 hari. Itu pun kami sudah siapkan antisipasi agar percepatan segera dilakukan,” katanya.
Sebagai langkah antisipasi, perusahaan anggota Asperindo melakukan sejumlah strategi, mulai dari pengalihan SDM, penambahan kurir piket pada akhir pekan maupun hari libur, hingga melibatkan staf back office untuk membantu proses pengantaran.
“Fokus perusahaan jasa pengiriman adalah memenuhi SLA (service level agreement). Jadi semua sumber daya dikerahkan agar kiriman tetap sampai ke pelanggan tepat waktu,” tegasnya.
Terkait dampak pengiriman barang dari Jabodetabek ke DIY, Adi mengaku belum memiliki data detail. Namun ia memperkirakan volume pengiriman mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir. Asperindo berharap situasi segera kondusif sehingga distribusi logistik bisa kembali normal tanpa gangguan berarti.
“Kalau prediksi saya memang ada sedikit penurunan, tapi mudah-mudahan bisa segera pulih. Semua bergantung pada kondisi di lapangan,” ujarnya.
BACA JUGA: Jika Ada Beras SPHP Rusak, Bisa Ditukar di Bulog
Adapun dalam agenda bakti sosial itu, Asperindo DIY membagikan lebih dari 100 paket sembako kepada warga di Padukuhan Kebosungu 1, Dlingo, Bantul. Adi menyebut kegiatan ini merupakan tradisi tahunan anggota Asperindo dalam rangka memperingati HUT ke-80 RI sekaligus bentuk silaturahmi dengan masyarakat. “Awalnya target sekitar 50 paket, tapi berkat partisipasi 30 anggota Asperindo DIY, terkumpul lebih dari 100 paket sembako,” ujarnya.
Dukuh Kebosungu 1, Alfian Muzakir menyambut baik kegiatan tersebut. “Sekitar 80 persen warga kami adalah petani dengan kondisi menengah ke bawah. Bantuan sembako ini tentu sangat bermanfaat, terutama bagi para lansia dan janda,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rehabilitasi Jalan Srandakan–Poncosari–Pandansimo Bantul dilanjutkan 2,05 km dengan anggaran Rp15,81 miliar hingga akhir 2026.
Mensos Syaifullah Yusuf menegaskan validitas data menjadi kunci Program Sekolah Rakyat agar bantuan pendidikan tepat sasaran bagi keluarga miskin.
Serangan babi hutan dan monyet merusak 5 hektare ladang petani Badui di Lebak. Kerugian diperkirakan mencapai Rp25 juta.
Kemendikdasmen memanggil 60.896 guru mengikuti PPG Guru Tertentu Tahap 2 Tahun 2026 untuk mempercepat sertifikasi guru di Indonesia.
Ai Ogura meraih kemenangan perdana di MotoGP Belanda 2026 sekaligus menjadi pembalap Jepang pertama yang juara kelas premier sejak 2004.
Penyuluhan hukum di Keparakan mengenalkan pidana kerja sosial dalam KUHP baru sebagai alternatif pemidanaan yang lebih humanis dan restoratif.