Long Weekend Mei 2026, Wisata Jogja Naik 25 Persen
Kunjungan wisata Jogja saat long weekend Mei 2026 diprediksi naik 25%, Malioboro tetap jadi favorit wisatawan.
Petani Melon - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA–Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja mendorong pemanfaatan beberapa lahan kosong untuk pertanian terpadu. Dalam hal ini, kegiatan pertanian dapat diintegrasikan dengan program pengolahan sampah.
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo mengatakan ada sejumlah lahan kosong di Kota Jogja yang dapat dimanfaatkan untuk pertanian terpadu. Menurutnya, masyarakat dapat memanfaatkan lahan tersebut untuk menanam tanaman pangan yang dapat meningkatkan ketahanan pangan.
“Nanti basisnya pertanian terpadu. Kita bikin pupuk di sini, ada demplot percontohan cabai, terong atau pisang juga [yang menggunakan pupuk dari pengolahan sampah organik],” katanya, Rabu (3/9/2025).
BACA JUGA: DPRD Gunungkidul Dukung Pengolahan Sampah dengan Pemkot Jogja
Hasto menyebut kegiatan pertanian terpadu itu dapat diintegrasikan dengan program pengelolaan sampah yang dilakukan di setiap wilayah. Saat ini, katanya, setiap wilayah telah mengolah sampah organik dengan berbagai metode, antara lain dengan biopori dan maggot.
Hasto mengatakan, salah satu wilayah yang dinilai berhasil mengintegrasikan kegiatan pertanian dengan pengolahan sampahnya adalah Bausasran. Di sana, warga mengolah sampah organik menjadi pupuk untuk mendukung pertanian di wilayah tersebut. “Semua dapat diintegrasikan dengan mengolah pupuk dapat menyelesaikan sampah di wilayah tersebut,” katanya.
Hasto menilai pertanian yang dipadukan dengan pengelolaan sampah tersebut pun menurutnya sejalan dengan program Masyarakat Jogja Olah Sampah (Mas Jos). Dia berharap semakin banyak masyarakat yang terlibat untuk mengolah sampah organiknya menjadi pupuk.
Hasto akan memetakan kembali lahan-lahan milik Pemkot Jogja di setiap wilayah yang dapat dimanfaatkan untuk pertanian terpadu. Dia berharap semakin banyak lahan yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan serupa. Kegiatan tersebut menurutnya dapat meningkatkan ketahanan pangan di Kota Jogja sekaligus menjadi solusi atas permasalahan sampah di wilayah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kunjungan wisata Jogja saat long weekend Mei 2026 diprediksi naik 25%, Malioboro tetap jadi favorit wisatawan.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.