FIFA Panen Kritik, Presiden LaLiga: Infantino Harus Mundur
Presiden FIFA Gianni Infantino didesak mundur oleh Javier Tebas. FIFA disebut 'sakit dari akar', jeda minum hanya untuk iklan, dan Infantino dilindungi sistem.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo. ANTARA/Luqman Hakim
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja akan melakukan pekerjaan fisik penyempurnaan Tempat Khusus Parkir (TKP) di Giwangan di area Terminal Giwangan.
Penyempurnaan itu untuk mendukung parkir bus-bus besar khususnya pariwisata yang nantinya sebagian diarahkan masuk TKP Giwangan. Pekerjaan penyempurnaan itu juga akan merenovasi sejumlah kios di area TKP Giwangan.
BACA JUGA: Pemkot Jogja Dorong Fasyankes di Wilayahnya Terakreditasi
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo mengatakan ke depan sebagian bus-bus besar pariwisata akan dimasukan untuk parkir atau transit di Terminal Giwangan. Lalu wisatawan atau penumpang yang akan masuk dalam kota seperti ke Malioboro atau Titik Nol menggunakan bus shuttle. Oleh sebab itu Pemkot Jogja melakukan pekerjaan fisik penyempurnaan TKP Giwangan.
“(Mendekati) akhir tahun ini kami juga membersihkan Terminal Giwangan. Nanti sebagian bus-bus sesuai kemampuan akan kita masukan di Terminal Giwangan, supaya transit di Giwangan. Nanti yang ke Malioboro, Titik Nol dan (dalam) kota itu pakai shuttle,” kata Hasto dikutip dari laman Pemkot Jogja.
Hasto menyatakan selain membersihkan dan pekerjaan fisik parkir di Terminal Giwangan, sekaligus renovasi kios. Ada kurang lebih 68 kios di sekitar area yang akan digunakan untuk parkir bus wisata di Terminal Giwangan. Kios-kios dan area parkir di Terminal Giwangan akan difungsikan kembali.
“Oktober, November, Desember kita bersihkan. Sekaligus merenovasi kios. Kalau (kios) kita hidupkan kembali saya kira bisa ngrejekeni (memberikan rezeki) untuk masyarakat,” paparnya.
Pihaknya menegaskan, penataan parkir bus wisata dan kios di Terminal Giwangan itu adalah salah satu upaya menghidupkan Kota Jogja sisi selatan. Menurutnya Kota Jogja sisi selatan memiliki banyak potensi antara lain Kawasan Cagar Budaya Kotagede dengan kerajinan perak dan ada Taman Budaya Embung Giwangan.“Jadi niat kami untuk menghidupan selatan ini kita wujudkan dengan tindakan nyata meskipun anggaran tidak besar tapi konsen,” ujar Hasto.
Sementara itu Kepala Bidang Penataan Bangunan Dinas Pekerjaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kota Jogja, Fakhrul Nur Cahyanto menjelaskan pekerjaan penyempurnaan area parkir dan rehabilitasi kios di Terminal Giwangan itu lokasinya ada di lahan milik Pemkot Jogja. Total luasan area parkir dan kios yang akan dikerjakan sekitar 3.500 meter persegi. Pekerjaan penyempurnaan parkir Terminal Giwangan itu menggunakan APBD Kota Jogja 2025 dengan pagu sekitar Rp 2,8 miliar.
“Pekerjaan meliputi perbaikan saluran drainase, perbaikan kios, dan perbaikan jalan atau paving yang rencananya akan jadi TKP giwangan. Perbaikan area parkir yang bergelombang. Sebagian dicor beton dan tetap paving. Cor beton di area putar kendaraan, biar lebih kuat. Ada juga pekerjaan untuk penambahan penerangan jalan umum,” terang Fakhrul.
Dia menyampaikan saat ini paket pekerjaan penyempurnaan parkir Giwangan itu dalam proses lelang pengadaan secara elektronik. Diperkirakan minggu depan sudah proses tanda tangan kontrak pekerjaan dengan pihak pemenang lelang. Oleh sebab itu pelaksanaan pekerjaan dapat dimulai pertengahan September sampai pertengahan Desember. Pihaknya optimis sisa waktu yang ada masih aman dan mencukupi untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Presiden FIFA Gianni Infantino didesak mundur oleh Javier Tebas. FIFA disebut 'sakit dari akar', jeda minum hanya untuk iklan, dan Infantino dilindungi sistem.
Koh Samui menjadi pulau terbaik Asia-Pasifik 2026 versi Travel + Leisure. Bali berada di posisi ketiga, sementara Sumba masuk 10 besar
PSIM Jogja tidak memasang target tinggi di Super League 2026/2027. Manajemen berharap Laskar Mataram mampu menembus 10 besar secara bertahap.
Ganda putra Sabar/Reza kembali tumbang dari Lane/Vendy di China Open 2026. Kegagalan ini menambah rekor buruk, simak pernyataan lengkap mereka di sini.
Mercedes menolak menerapkan team order menjelang GP Hungaria 2026 saat Kimi Antonelli memimpin klasemen dan Ferrari mulai memberi tekanan.
LPKA Kelas II Jogja memastikan seluruh anak binaan tetap memperoleh hak pendidikan. Sebanyak tujuh anak juga menerima pengurangan masa pidana.