Relokasi TPR Parangtritis Disorot DPRD, Diminta Dikaji Matang
Rencana pemindahan TPR Parangtritis oleh Pemkab Bantul menuai kritik DPRD. Dinilai perlu kajian matang dan komunikasi terbuka.
Jembatan Pandansimo yang segera diresmikan oleh presiden Prabowo. Kiki Luqman/Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul memastikan pemungutan retribusi wisata tetap berjalan meski pembangunan Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) permanen di kawasan selatan belum rampung.
Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Saryadi, mengatakan Pemkab menyiapkan TPR darurat untuk mendukung pembukaan Jembatan Pandansimo. TPR sementara itu berupa tenda darurat. “Karena hari ini pembangunan TPR-nya belum selesai, kapan pun jembatan dibuka, kita pindah TPR dengan tenda darurat,” ujarnya, Kamis (11/9/2025).
BACA JUGA: Progres Pembangunan Hanggar ITF Pasar Niten Hampir Rampung
Selain Pandansimo, pembangunan TPR utama di jalur selatan Jalan Parangtritis juga masih berlangsung. TPR ini nantinya difungsikan untuk mengkover jalur Kelok 23 serta akses utama menuju Pantai Parangtritis.
“Kalau TPR utama sekarang sudah proses pembangunan, tapi belum selesai. Nanti kalau belum selesai juga, tetap kita geser juga dengan tenda darurat,” tambahnya.
Tidak hanya itu, Pemkab Bantul juga tengah merencanakan enam titik TPR lain yang tersebar di kawasan Pantai Selatan. Namun, seluruhnya masih dalam proses lelang sehingga belum bisa dipastikan kapan selesai.
Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Dispar kembali menyiapkan langkah darurat. “Nanti di sana juga kalau diperlukan akan kami dirikan TPR darurat,” kata Saryadi.
Adapun Jembatan Pandansimo yang menghubungkan Bantul dengan Kulonprogo ditargetkan mulai beroperasi pada September ini. Keberadaan jembatan tersebut dinilai strategis karena menjadi akses baru menuju kawasan Pantai Selatan Bantul.
Kehadirannya diyakini mampu meningkatkan arus kunjungan wisatawan, mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) sektor pariwisata, serta menggerakkan ekonomi masyarakat pesisir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rencana pemindahan TPR Parangtritis oleh Pemkab Bantul menuai kritik DPRD. Dinilai perlu kajian matang dan komunikasi terbuka.
Trump minta China dan Taiwan menahan diri di tengah ketegangan. AS belum pastikan kirim senjata ke Taipei dan soroti chip Taiwan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.